POJOKSATU.ID,- Komisi Pemilihan Umum KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) sekretariat dan tenaga pendukung panitia pemilihan kecamatan (PPK). Berlangsung di Hotel Aston, Kawasan Kedawung Kabupaten Cirebon. Selasa (12/12/2023)
Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni, pihaknya saat ini menyelenggarakan bimtek diikuti oleh sekretariatan pesertanya tiga orang sekretaris plus tenaga pendukung di kecamatan dari 27 kabupaten,kota Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Dekranasda Kota Bandung Gelar Seminar Optimalisasi Marketing Berbasis AI untuk Industri Kreatif
Ummi menyebut pihaknya optimis dengan dengan target partisipasi pemilih di Jawa Barat sebanyak 85 persen. Pasalnya menurut dia, melihat jumlah penyelenggara totalnya hampir satu juta tiga ratus. Semua penyelenggara tersebut bekerja bersinergi dengan semua stakeholder.
"Artinya jika dari satu tiga ratus semua bekerja bersinergi dengan semua stakeholder target partisipasi 85% ini akan mudah tercapai," ungkapnya.
Ummi menjelaskan,upaya untuk mencapai target tersebut pihaknya bersinergi dengan beberapa stakeholder untuk menyisir di 27 kabupaten,kota di Jawa Barat.
Baca Juga: Indikator Kinerja Utama Inspektorat 2023 Tercapai, Sekda : Mari Jadi Mitra Strategis dan Objektif
Selain itu masih kata dia, sosialisasi melalui media-media juga terus dilakukan pihaknya. Kemudian sosialisasi pada hari ini menyasar pada pemilih pemula karena partisipasi pemilih pemula pada 2019 kemarin hanya 43 persen.
"Jadi tidak harus melalui tatap muka saja untuk bersosialisasi,tetapi kita juga menggunakan media-media. Saat ini, menyasar juga ke pemilih pemula yang hanya 43 persen pada pemilu 2019 kemarin,"tutup Ummi.
Sementara itu, Divisi perencanaan dan Logistik KPU Jawa Barat, Hari Nazaruddin mengatakan, persiapan logistik untuk kebutuhan Pemilu 2024 sudah berjalan sesuai pengadaan logistik tahap satu. "Kotak ,bilik, segel ,tinta segel plastik sudah di distribusikan di kabupaten kota," katanya.
Baca Juga: Nama-nama 88 Caleg Partai Ummat Dapil Jabar DPR RI Pada Pemilu 2024
Saat ini pihaknya sedang memasuki pengadaan logistik tahap dua yakni pengadaan surat suara formulir dan sampul. Dikesempatan itu ia mengatakan untuk tahap pertama di Cirebon ada gagal produksi. Namun kata dia, pihaknya sudah melakukan perbaikan dan dikirim ulang sesuai dengan kebutuhan.
"Kita pun sudah mengecek gudang KPU kabupaten, kota semua sudah clear sudah 100 persen. Sesuai dengan prinsip logistik tepat jenis tepat jumlah tepat waktu, dan tepat pembagian,"ujarnya.
Tambahnya, hari ini pihaknya melaksanakan bimtek pasalnya kewenangan distribusi sampai ke TPS nantinya ada di tingkat PPK.
Baca Juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2024 Untuk Masyarakat
"Pastikan kebutuhan logistik tahun 2024 masuk ke TPS distribusi ke TPS H-1. Makanya kita Hari ini kita mengumpulkan PPK karena mereka yang memiliki tugas kewenangan dan kewajiban mendistribusikan sampai ke TPS,"tutup Hari.

