POJOKSATU.ID - Banyak motif untuk menjadi caleg. Mereka para caleg mengejar menjadi wakil rakyat bukan tampa ambisi atau sekedar iseng. 

Caleg DPR RI dapil Cirebon Indramayu, Heru Subagia mengatakan banyak faktor yang mendasari seseorang menjadi caleg ada juga yang sekedar mengejar kekuasaan. 

"Menjadikan caleg sebagai atribut mesin mencari keuntungan ekonomi bahkan menjadi caleg lebih didorong untuk mengais rejeki atau bekerja. Sulit untuk mencari caleg yang mempunyai ambisi sosial atau menjadikan dirinya sebagai martir politik untuk tujuan suci atau mulya," ucapnya Minggu (10/11).

Baca Juga: 4 Jenasah Anak yang Dibunuh Ayah di Jagakarsa Dimakamkan di TPU Perigi Sawangan, Tragedi Pembunuhan Sempat Direkam

Menurut Heru, dirinya mempunyai mimpi menjadi wakil rakyat dilandasi oleh keprihatinan pada wakil rakyat yang sudah manggung bercitarasa negatif. Dan jika keputusan terjun ke politik menjadi bagian resolusi jihad dan kemanusiaan.

"Saya berani berkata ekstrim untuk mengiringi caleg menjadi bagian abdi rakyat yang profesional. Jadilah Caleg bukan pengecut. Diingatkan satu suara sangat penting jangan Golput," ungkapnya.

Heru menambahkan pendidikan politik dan advokasi hak pilih masyarakat dalam partisipasi di kontestasi Pilpres dan pileg 2024. Tema besar yang menjadi icons krusial dalam setiap kampanye turun ke lapangan.

Baca Juga: Gokil Banget! Sosok Bintang Pelajar SMK Taruna Terpadu 1 Tahun Ajaran 2022/2023 Menginspirasi Pelajar Masa Kini

"Keseriusan ini saya buktikan jika selama musim kampanye berkerja full turun ke lapangan dan langsung bertemu dan berfikir dengan rakyat sebagai pemegang kedaulatan dan suara pemilih," tuturnya.

Di hari ke -11 kampanye kata Heru, tim terjun ke masyarakat bersama Rizal Rahmandika Caleg Dapil 4 kabupaten Cirebon. Untuk blusukan dan berdialog dengan masyarakat di desa Karang Kendal Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon dengan dihadiri massa sekitar 300 orang.

"Temuan dilapangan bahwa tidak ada satupun caleg yang menyapa warga dan bertemu langsung. Menurut pengajuan warga yang didatangi oleh saya, ada yang mengatakan bahwa caleg hanya berani memajang baliho, spanduk atau stiker ke areal wilayah tinggal mereka," paparnya

Baca Juga: Pilihan Hp Menarik Harga 4 jutaan! Review Lengkap Samsung Galaxy M32 di Sini

Sebagai caleg DPR RI, Heru Subagai menyatakan bahwa dirinya bukan caleg pengecut atau minder untuk turun langsung ke lapangan.

"Biarkan saja jika caleg banyak yang jadi pengecut, tidak berani untuk turun lapangan menawarkan gagasan dan ide atau hanya sekedar mendengarkan aspirasi atau keluhan warga," katanya

Berbagai kegiatan turun kelapangan diantaranya melakukan dialog dan tatap muka dengan masyarakat yang didominasi oleh ibu -ibu, dan menekankan begitu pentingnya satu suara pemilih untuk massa depan kehidupan politik ,sosial dan budaya.

"Lebih pentingnya bahwa untuk pemilihan calon anggota dewan daerah bersentuhan langsung dengan pembangunan fisik di dapil. Jangan sampai salah pilih atau tidak mengenal calon legislatif," ujarnya

Baca Juga: Hp Canggih Banget! Review Lengkap Spesifikasi Realme 7 Pro, Lihat di Sini

Diingatkan oleh Heru Subagia jika satu suara orang kaya dengan satu suara orang miskin, tidak peduli status sosial, sama saja pentingnya. Dalam pemilu mempunyai hak politik sama, satu orang satu suara.

"Dengan kontrak politik yang jelas akan memberikan legacy optimal hubungan antara pemilih dan caleg. Cara uji untuk meningkatan hubungan emosional dan keterikatan politik sehingga janji atau rencana politik yang ditawarkan oleh caleg atau diinisiasi oleh pemilih," tutupnya