POJOKSATU.ID - Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar menurut WHO 2015.
Seperti di ketahui dampak stunting di Indonesia terjadi karena dua faktor, yakni dampak kesehatan yang bisa berakibat gagal tumbuh dan gangguan metabolik pada saat dewasa, serta dampak ekonomi yang berakibat pada gangguan metabolik pada saat dewasa.
Lurah Larangan, Dani Permana, mengatakan Puskesmas Perumnas Utara melalui kader PKK Pokja IV kelurahan Larangan kecamatan Harjamukti kota Cirebon menggelar kegiatan GEMMES (Gerakan Mencegah dan Menangani Stunting). Yang mana di wilayahnya terdapat 60 anak mengalami stunting.
Baca Juga: Ini Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar 11 Agustus: Aroma Dendam di Gianyar
"Kegiatan ini kami lakukan dalam upaya mencegah penyebaran angka stunting di kelurahan Larangan. Untuk itu kami bersama Puskesmas Perumnas Utara dan PKK Pokja IV serta para kader kesehatan di kelurahan Larangan mengajak masyarakat untuk kiranya dapat berperan aktif dengan menjadi orang tua asuh bagi anak yang mengalami stunting saat ini. Sehingga nantinya kelurahan Larangan menjadi nol stunting," ucapnya Jumat (11/8)
Dani juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mendapat bantuan dari salah satu pengusaha di kota Cirebon.
"Alhamdulillah dalam persoalan ini kami mendapat satu orang tua asuh, namanya bapak H. Zaenal Muttaqin. Beliau pengusaha yang mempunyai jiwa sosial dan kepeduliannya terhadap kesehatan anak. Untuk itu, mewakili masyarakat kelurahan Larangan kami mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih. Dan mudah-mudahan ada donatur lainnya juga yang berkenan untuk menjadi orang tua asuh," ungkapnya
Sementara, H. Zaenal Muttaqin (HZM) yang diundang sebagai pengusaha dan tokoh masyarakat dalam sambutannya menyampaikan rasa keprihatinannya kepada anak-anak yang mengalami stunting.
"Kita sepakati bahwa anak merupakan aset terbaik bagi bangsa di kemudian hari. Mereka merupaka generasi masa depan, dan tidak menutup kemungkinan juga bahwa mereka nantinya akan menjadi pemimpin di negeri ini," jelas HZM
Baca Juga: Pentingnya Mengontrol Emosi dalam Etika Berkendara
Oleh karena itu, lanjut HZM, permasalahan anak yang saat ini mengalami stunting bukan hanya sekedar tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi menurut saya ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara.
Pada kesempatan tersebut HZM memberikan 50 paket bantuan makanan kepada anak stunting.
"Saya mendapat informasi bahwa di kelurahan Larangan ada anak yang mengalami stunting sebanyak 60 anak, dan sudah terakomodir oleh GEMMES sebanyak 10 anak. Alhamdulillah pada kesempatan ini saya dapat ikut berpartisipasi dan melihat langsung keceriaan anak-anak terbaik di kelurahan Larangan ini," terang HZM.
Tampak hadir pada kegiatan antara lain Lurah Larangan beserta jajaran, ketua Paguyuban RW beserta para ketua RW di kelurahan Larangan, kepala Puskesmas Perumnas Utara, sekretaris LPM, ketua PKK Pokja IV Larangan, ketua GEMMES kelurahan Larangan dan 50 ibu dan anak yang mengalami stunting.

