POJOKSATU.id – Bursa transfer musim panas 2026 kembali menghadirkan drama ketika Arsenal memilih menepi dalam perburuan Bradley Barcola.

Keputusan tersebut membuat Liverpool berpeluang lebih besar mengamankan winger Paris Saint-Germain tersebut musim panas ini.

Di balik keputusan Arsenal, terdapat persoalan harga yang dianggap terlalu tinggi oleh klub London Utara tersebut.

Barcola kini menjadi salah satu nama paling menarik dalam daftar belanja klub-klub elite Eropa musim panas.

Baca Juga: Pimpinan Kemensos, Kemenpar, dan Pemda Bandung Bersatu Dukung Program Sekolah Rakyat

Arsenal sebelumnya mencari pemain sayap berkualitas setelah gagal mendapatkan target utama mereka, Morgan Rogers.

The Gunners bahkan sempat menginginkan Christos Tzolis untuk memperkuat sektor kiri dalam rencana transfer mereka.

Namun, Chelsea datang dengan tawaran fantastis senilai 117 juta poundsterling atau sekitar Rp2,4 triliun (kurs 1 pound = Rp24 ribu), membuat Arsenal enggan mengikuti perang harga tersebut.

Rogers kemudian memilih Stamford Bridge, meninggalkan Arsenal dengan kebutuhan mendesak mencari alternatif baru.

Dalam situasi tersebut, Bradley Barcola muncul sebagai salah satu kandidat paling menarik untuk memperkuat lini serang Arsenal.

Baca Juga: Pembinaan Berhasil, Siswa Sekolah Rakyat Memukau Undangan Lewat Prestasi Akademik dan Seni

Namun, laporan L'Equipe menyebutkan bahwa Arsenal tidak bersedia memenuhi tuntutan harga Paris Saint-Germain.

Klub asal Prancis tersebut disebut meminta 120 juta euro atau setara dengan Rp2,4 triliun (kurs 1 euro = Rp20 ribu) untuk pemain tim nasional Prancis tersebut.

Arsenal kabarnya hanya bersedia mengeluarkan sekitar 90 juta euro untuk mendapatkan tanda tangan Barcola.

Perbedaan nilai tersebut membuat negosiasi sulit berkembang, sekaligus mendorong Arsenal keluar dari persaingan.

Liverpool Mendapat Angin Segar

Mundurnya Arsenal menjadi kabar positif bagi Liverpool yang masih mencari pengganti Mohamed Salah.

Kepergian bintang Mesir tersebut membuat The Reds membutuhkan pemain sayap berkelas untuk menjaga kekuatan ofensif.

Liverpool sebelumnya menjadikan Yan Diomande sebagai target utama untuk mengisi kekosongan penting tersebut.

Namun, pemain muda RB Leipzig itu disebut lebih tertarik bergabung dengan Paris Saint-Germain sebelumnya.

Baca Juga: Puslabfor Polri Tak Temukan Racun di Lokasi Tewasnya Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kini, Diomande justru semakin dekat dengan Real Madrid setelah kesepakatan transfer dikabarkan tercapai.

Situasi tersebut memaksa Liverpool mengalihkan perhatian mereka kepada Barcola sebagai solusi utama berikutnya.

Fabrizio Romano bahkan menyebut Barcola memandang Liverpool sebagai klub ideal untuk perkembangan kariernya.

Ketertarikan tersebut bukan sesuatu yang baru, karena Liverpool sudah mencoba mendekati sang pemain sebelumnya.

Dengan Arsenal yang mundur, persaingan mendapatkan Barcola kini terlihat semakin menguntungkan bagi klub Merseyside.

Namun, Liverpool tetap menghadapi tantangan terbesar, yaitu memenuhi harga tinggi yang ditetapkan Paris Saint-Germain.

Harga Fantastis Menjadi Penentu

PSG kabarnya masih menginginkan sekitar 120 juta euro, bahkan beberapa laporan menyebut angka 145 juta poundsterling.

Nilai tersebut terasa sangat besar mengingat Barcola masih memiliki kontrak dua tahun bersama klub Paris tersebut.

Meski demikian, usia 23 tahun membuat Barcola dipandang sebagai investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan.

Kecepatan, kemampuan melewati lawan, serta kualitas penyelesaian akhirnya menjadi daya tarik utama sang winger.

Arsenal kini disebut menerima kemungkinan Liverpool menjadi pemenang dalam perburuan pemain tersebut.

Keputusan itu muncul setelah The Gunners menilai tuntutan harga PSG tidak sebanding dengan kondisi kontraknya.

Liverpool pun berpeluang besar mendapatkan pemain yang pernah menjadi target mereka sejak musim sebelumnya.

Jika kesepakatan benar-benar tercapai, Barcola akan menjadi tambahan penting untuk era baru Liverpool.

Sementara itu, Arsenal harus kembali menyusun strategi setelah kehilangan beberapa target ofensif utama mereka.

Dinamika transfer ini menunjukkan bagaimana satu keputusan harga dapat mengubah peta persaingan klub-klub besar.

Dengan Real Madrid mendekati Diomande, Liverpool kini memiliki alasan semakin kuat mengejar Bradley Barcola.***