POJOKSATU.id - Kegembiraan yang menyelimuti kota Liverpool usai keberhasilan The Reds menjuarai Liga Inggris 2024/2025 berubah menjadi duka mendalam.
Parade kemenangan yang seharusnya menjadi pesta rakyat berakhir tragis setelah sebuah insiden mengerikan terjadi di tengah keramaian.
Sebuah mobil menabrak kerumunan suporter, mengakibatkan puluhan orang terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Parade juara yang digelar sehari setelah penyerahan trofi itu sejatinya berjalan meriah.
Baca Juga: Prediksi Skor Real Betis vs Chelsea: Duel Emosional Perebutan Sejarah di Final Conference League!
Ribuan pendukung Liverpool memenuhi jalanan kota, mengenakan atribut merah, bernyanyi, dan merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka yang kembali menguasai Inggris setelah penantian panjang.
Para pemain dan staf pelatih diarak keliling kota menggunakan bus atap terbuka, melambaikan tangan dan mengangkat trofi yang dibawa dengan penuh kebanggaan.
Namun, suasana sukacita berubah menjadi kepanikan ketika sebuah mobil menerobos kerumunan massa di kawasan Water Street.
Insiden tersebut terjadi menjelang akhir parade dan langsung memicu kekacauan.
Suporter yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya berupaya menahan pelaku yang kemudian diamankan oleh pihak kepolisian.
Kepolisian Merseyside mengonfirmasi bahwa pelaku, seorang pria berusia 53 tahun, telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Akibat insiden itu, 47 orang dilaporkan menjadi korban.
Sebanyak 27 di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, termasuk dua korban yang berada dalam kondisi serius.
Baca Juga: Heboh GAME ONLINE Jadi Pembelajaran di Sekolah, Sejalankah dengan Kurikulum?
Liverpool FC menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang mencoreng euforia kemenangan mereka.
Dalam pernyataan resminya, klub menyatakan telah berkoordinasi dengan otoritas lokal dan akan terus memberikan dukungan kepada para korban serta keluarga mereka.
"Kami benar-benar terpukul dengan apa yang terjadi. Di saat kami ingin merayakan momen luar biasa bersama para pendukung, tragedi ini justru membuat kami bersedih. Kami terus berkomunikasi dengan Kepolisian Merseyside dan pihak medis untuk memastikan korban mendapat dukungan penuh," tulis Liverpool dalam pernyataan resmi di situs klub.
Baca Juga: Penetapan NI PPPK Tahap 2 Tahun 2024 BERUBAH, Begini Jadwal Terbaru dari BKN
Tragedi ini menggugah empati luas dari komunitas sepak bola, tak hanya di Inggris, tetapi juga secara global.
Sejumlah klub Liga Inggris menunjukkan solidaritasnya dengan mengirimkan doa dan dukungan untuk para korban.
Manchester United, rival abadi Liverpool, menyatakan simpati mereka melalui akun X (sebelumnya Twitter)
"Kami bersimpati kepada @LFC dan kota Liverpool setelah insiden hari ini. Doa kami bersama mereka yang terdampak."
Everton, klub sekota Liverpool, juga menyampaikan empati serupa.
"Simpati kami untuk mereka yang terdampak insiden serius di kota kami hari ini. Kami mendukung penuh upaya penyembuhan dan keamanan."
Dukungan juga datang dari level tertinggi otoritas sepak bola dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan rasa dukacitanya lewat unggahan resmi.
"Sepakbola mendukung penuh Liverpool FC dan semua fansnya menyusul insiden mengerikan itu. Kami bersama kalian."
***
