POJOKSATU.ID – Shin Tae Yong (STY) mengaku bisa pulang ke Korea dengan senyuman setelah dipecat PSSI dari jabatan pelatih Timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu resmi diberhentikan dari kursi pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI pada Senin 6 Januari 2025.
Meski harus berpisah dengan Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menyampaikan bahwa ia tetap merasa bahagia dan akan pulang ke Korea dengan senyuman.
"Di belakang layar, semua orang di sini dengan antusias mendukung saya. Jadi, saya yakin saya bisa pulang dengan senyuman," ungkap STY dalam sebuah wawancara dengan Yonhap News.
Meskipun tidak lagi berada di balik layar Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menegaskan bahwa ia akan terus memantau perkembangan Timnas Garuda.
Ia bahkan berencana untuk sering mengunjungi Indonesia, mengingat ikatan emosional yang telah terjalin selama ia melatih Marselino Ferdinan cum suis.
Baca Juga: Kapan Kode R2 dan R3 Terima SK PPPK Paruh Waktu? Begini Prosedurnya
"Meskipun saya akan kembali ke Korea, saya akan sering datang ke Indonesia karena saya mencintai negara ini," kata Shin Tae Yong.
Ia berharap perkembangan sepak bola Indonesia akan semakin baik, serta dapat menyaksikan kemajuan tersebut, baik di Indonesia maupun di Korea.
Shin Tae Yong mulai melatih Timnas Indonesia pada tahun 2019. Selama hampir lima tahun menangani tim, ia berhasil mencatat sejumlah prestasi gemilang.
Baca Juga: Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Full Senyum, Pencairan 6 Jenis Tunjangan 2025
Beberapa di antaranya adalah membawa Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 dan menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ini merupakan kali pertama dalam sejarah, Indonesia bisa menembus babak ketiga kualifikasi Piala Dunia.
Bahkan sebelum dipecat, Indonesia memiliki peluang cukup besar melenggang ke Piala Dunia 2026 atau lanjut ke babak keempat.
Selain itu, di bawah kepemimpinan STY, peringkat FIFA Timnas Indonesia juga meningkat pesat dari peringkat 173 ke peringkat 127 dunia.
Keputusan PSSI untuk memecat Shin Tae Yong lalu menunjuk Patrick Kluivert sebagai penggantinya, tentu menjadi babak baru dalam perjalanan sepak bola Indonesia.
Namun, mantan pelatih Timnas Korea Selatan ini tetap menunjukkan apresiasi dan dukungannya terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia.***

