POJOKSATU.id – Siapa juara Piala Dunia 2026? Pertanyaan ini mulai menyeruak jelang bergulirnya turnamen di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko itu.

Melihat komposisi skuad para peserta, negara unggulan sama-sama memiliki pemain top. Tapi Timnas Prancis tampak paling diunggulkan.

Tapi jangan sepelehkan negara-negara seperti Inggris dan Brasil yang siap mengakhiri puasa gelar.

Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada 11 Juni dengan menghadirkan format baru yang melibatkan 48 negara peserta.

Baca Juga: Live Streaming Piala Dunia 2026, Begini Cara Nonton Gratis Setiap Pertandingan

Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu diprediksi menjadi salah satu edisi paling kompetitif sepanjang sejarah sepak bola.

Sejumlah tim unggulan datang dengan kekuatan terbaik dan membawa ambisi besar untuk mengangkat trofi pada partai final 19 Juli mendatang.

Meski banyak negara memiliki peluang, sejumlah pengamat menilai hanya beberapa tim yang benar-benar layak disebut kandidat juara.

Prancis menjadi negara yang paling banyak dijagokan untuk mengakhiri turnamen sebagai kampiun berdasarkan kualitas skuad dan konsistensi performa.

Tim asuhan Didier Deschamps tersebut datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang bersinar di level klub.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Terapkan 11 Aturan Baru, VAR Makin Luas dan Ulur Waktu Berujung Sepak Pojok

Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, hingga Desire Doue diperkirakan menjadi andalan utama Les Bleus.

Di lini belakang, Prancis juga memiliki pemain kelas dunia seperti William Saliba, Jules Kounde, Dayot Upamecano, dan Aurelien Tchouameni.

Keberadaan para pemain tersebut membuat Prancis dianggap memiliki skuad paling lengkap dibandingkan pesaing lainnya.

Spanyol dan Inggris Siap Menantang

Juara Eropa, Spanyol, juga masuk dalam daftar favorit setelah menunjukkan performa impresif dalam beberapa tahun terakhir.

La Roja datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses menjuarai Euro dan terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Sorotan utama tertuju kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, yang dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat saat ini.

Baca Juga: Timnas Inggris Jadi Skuad Termahal di Piala Dunia 2026, Iran Paling Rendah

Meski sempat mengalami masalah kebugaran pada akhir musim bersama Barcelona, Yamal dipastikan memperkuat tim nasionalnya.

Spanyol berharap mampu mengakhiri penantian panjang setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 2010.

Sementara itu, Timnas Inggris kembali membawa ekspektasi besar dari para pendukung yang sudah lama menanti gelar dunia kedua.

Federasi Sepak Bola Inggris menunjuk Thomas Tuchel dengan target utama membawa The Three Lions meraih trofi juara.

Meski pemilihan skuad menuai perdebatan, Inggris tetap memiliki sejumlah pemain berkualitas yang mampu membuat perbedaan.

Baca Juga: FIFA Pangkas Pemesanan Hotel di Kansas City, Ribuan Kamar yang Disiapkan untuk Piala Dunia 2026 Batal Terpakai

Kapten Harry Kane diprediksi menjadi figur sentral dalam upaya Inggris mengakhiri puasa gelar yang terakhir kali direngkuh pada tahun 1966.

Inggris juga memiliki modal positif setelah mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan dua final Euro secara beruntun.

Argentina dan Brasil Tak Bisa Diabaikan

Argentina datang ke turnamen sebagai juara bertahan setelah sukses menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kehadiran Lionel Messi kembali menjadi daya tarik utama meskipun usia sang megabintang kini telah mencapai 38 tahun.

Messi masih dipercaya menjadi bagian penting tim nasional dan berpeluang menambah catatan gol internasionalnya.

Meski demikian, keberhasilan Argentina mempertahankan gelar akan sangat bergantung pada kontribusi seluruh pemain dalam skuad.

Selain Argentina, Brasil juga menjadi salah satu negara yang diprediksi mampu melangkah jauh pada kompetisi kali ini.

Baca Juga: Luar Biasa, Siswi MAN 1 Pekanbaru Ini Diterima di 22 Kampus Luar Negeri, Kantongi 4 Beasiswa Internasional Sekaligus

Tim Samba kini ditangani pelatih berpengalaman Carlo Ancelotti yang dikenal sukses meraih banyak trofi sepanjang kariernya.

Brasil memiliki deretan pemain elite seperti Vinicius Junior, Raphinha, Marquinhos, Gabriel, dan Casemiro.

Kombinasi pemain berpengalaman dan generasi baru membuat Brasil tetap menjadi ancaman serius bagi setiap lawan.

Meski terakhir kali menjadi juara pada tahun 2002, sejarah panjang dan kualitas pemain membuat Brasil sulit dikesampingkan.

Banyak pengamat percaya persaingan menuju gelar juara akan berlangsung ketat, tetapi Prancis tetap dianggap memiliki peluang terbesar.

Dengan kedalaman skuad yang merata serta pengalaman bermain di level tertinggi, Les Bleus dinilai memiliki semua syarat untuk menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya.***