POJOKSATU.id — Timnas Bahrain telah merilis daftar skuadnya untuk menghadapi Jepang dan Indonesia dalam lanjutan Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Sayed Al Wadaei, gelandang berusia 16 tahun yang saat ini meniti karier di Eropa bersama akademi klub La Liga, Villarreal.

Kehadirannya di tim senior Bahrain menjadi sorotan, mengingat usianya yang masih sangat belia dibandingkan rekan-rekan setimnya.

Perjalanan Karier Sayed Al-Wadaei

Sayed Al-Wadaei lahir di Manama, Bahrain, pada 8 Juli 2008.  Sejak kecil, ia telah menunjukkan bakat luar biasa dalam sepak bola.

Ia memulai kariernya di akademi muda Manama saat berusia tujuh tahun sebelum akhirnya berkesempatan bergabung dengan akademi Villarreal di Spanyol.

Baca Juga: Hadapi PERSAINGAN KETAT, Timnas Putri Indonesia TAK GENTAR di ASEAN Womens Championship 2025, Garuda Pertiwi Matangkan Persiapan

Keputusan Al-Wadaei hijrah ke Eropa menjadi langkah besar dalam kariernya, mengingat Villarreal dikenal sebagai salah satu klub yang fokus pada pengembangan pemain muda.

Di Spanyol, Al-Wadaei terus berkembang dan mencetak berbagai prestasi.

Ia sukses membawa tim U16 Villarreal menjuarai Villarreal Academy Cup 2024 dan meraih posisi kedua di Yellow Yellow Cup 2024, di mana ia juga menjadi top skor turnamen tersebut.

Performanya yang gemilang membuatnya semakin diperhitungkan sebagai salah satu prospek menjanjikan bagi sepak bola Bahrain.

Baca Juga: Kiprah Bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Buktikan Kelasnya di Kancah Internasional, Jadi 11 Pemain Terbaik di Musim Liga Thailand 2024 - 2025

Menembus Timnas Bahrain

Keberhasilan Al-Wadaei di Spanyol membawanya ke panggung internasional.

Ia dipanggil ke tim senior Bahrain untuk tampil di Piala Teluk 2024, menjadikannya pemain termuda yang pernah memperkuat tim nasional Bahrain dalam ajang tersebut.

Baca Juga: Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain HABIS TERJUAL, Fans Garuda Siap BAKAR SEMANGAT, Kapan PSSI Akan Keluarkan TIKET TAMBAHAN?

Debutnya terjadi pada 28 Desember 2024 dalam pertandingan melawan Yaman. Meskipun Bahrain kalah 1-2, penampilannya mendapat banyak pujian.

Turnamen ini berakhir manis bagi Bahrain, yang berhasil keluar sebagai juara Piala Teluk ke-26.

Pengalaman bermain di turnamen bergengsi ini menjadi batu loncatan bagi Al-Wadaei untuk semakin matang dalam menghadapi tantangan di level internasional.

Perjalanan Al-Wadaei menuju tim nasional tidak lepas dari peran Junior Premier League (JPL), kompetisi yang meniru sistem sepak bola elite Eropa dan membantu para pemain muda beradaptasi dengan atmosfer profesional.

Bersama Ole Academy di JPL, Al-Wadaei sukses meraih gelar juara liga dan piala, menunjukkan keterampilan serta kecerdasan taktis yang luar biasa.

Baca Juga: Dulu Kalahkan Harimau Malaya, Kini Manchester United Tantang ASEAN All Stars, Tanding Kembali Setelah 16 TAHUN, Siapa Terpilih dari TIMNAS INDONESIA?

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Bahrain, Dragan Talajic, kembali memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk tampil dalam laga penting di Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bahrain akan menghadapi Jepang di Saitama Stadium pada 20 Maret, sebelum bertandang ke Indonesia dan menantang Skuad Garuda di GBK pada 25 Maret.

Talajic menegaskan bahwa meskipun Bahrain akan melakukan beberapa rotasi pemain, strategi permainan mereka tetap sama.

Kehadiran pemain muda seperti Al-Wadaei di skuad menunjukkan bahwa Bahrain sedang mempersiapkan regenerasi tim, dengan mengombinasikan pemain senior dan talenta muda berbakat.

Baca Juga: Sudah LIMA TAHUN Tidak Merumput, Greg Nwokolo Bangga DIPANGGIL Timnas Indonesia, Gabung atau Hanya MODEL Jersey? Begini Penjelasannya

“Besok Anda akan melihat wajah-wajah baru di tim, tetapi mereka bukan orang baru bagi saya. Mereka adalah pemain yang selalu bersama saya,” ujar Talajic dalam sebuah wawancara.

Jika diberi kesempatan bermain dalam laga melawan Jepang atau Indonesia, Al-Wadaei berpeluang menjadi salah satu pemain termuda yang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kehadirannya menjadi gambaran Bahrain memiliki proyek jangka panjang untuk mengembangkan pemain muda.

Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia vs Bahrain MULAI MEMANAS, Pertandingan Akan DIAWASI KETAT Tim Khusus AFC dan Bahrain, Erik Sebut Tak Perlu GUNAKAN RANTIS

Menantang Indonesia di GBK

Pertandingan melawan Indonesia pada 25 Maret akan menjadi ujian berat bagi Bahrain.

Tim asuhan Patrick Kluivert tengah berada dalam performa terbaik dan akan mendapat dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora Bung Karno.

Bagi Al-Wadaei, laga ini bisa menjadi momen penting untuk membuktikan kemampuannya di panggung Asia.

Indonesia sendiri dikenal memiliki gelandang-gelandang kreatif seperti Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner, yang dapat menjadi tantangan besar bagi Al-Wadaei jika ia dipercaya turun ke lapangan.

Duel di lini tengah akan menjadi kunci dalam pertandingan ini, dan jika Al-Wadaei mampu tampil apik, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bagian penting dalam skuad Bahrain di masa depan. ***