POJOKSATU.ID - Final Liga Champions UEFA (UCL) musim 2024/25 antara PSG vs Inter Milan beberapa saat lagi digelar. Lalu siapa difavoritkan menang?
Sebelum redaksi membeberkan pantauan bursa taruhan soal siapa favorit pemenang laga PSG vs Inter, ada baiknya Anda menyimak ulasan preview berikut ini:
Final Liga Champions antara Paris Saint Germain (PSG) melawan Inter Milan akan dihelat di Allianz Arena atau Munich Football Arena, Minggu (1/6) dini hari pukul 02.00 WIB.
Baca Juga: Gaji 13 ASN, PPPK, TNI, Polri, dan Pensiunan Tahun 2025: Jadwal, Rincian, dan Komponen Lengkap
Munich kembali menjadi tuan rumah final Liga Champions UEFA untuk kelima kalinya dalam sejarah turnamen ini.
Menariknya, empat final sebelumnya di kota ini selalu menghasilkan juara baru pertama kali.
Fakta itu tentu menjadi pertanda baik bagi Paris Saint Germain, yang akan menghadapi Inter Milan.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain PSG vs Inter Milan di Final Liga Champions: Siapa yang Bakal Juara?
PSG sendiri masih memburu trofi juara Liga Champions untuk pertama kali, terutama sejak diambil alih oleh Qatar pada tahun 2011.
Namun, sejauh ini, mereka belum pernah berhasil mengangkat trofi bergengsi Eropa tersebut.
Hanya ada tiga tim yang memainkan lebih banyak laga UCL daripada PSG tanpa pernah juara.
Baca Juga: Update Terbaru 17 Nama Korban Meninggal Longsor Gunung Kuda Bobos, Kondisi Utuh dan Berdekatan
PSG telah bermain 167 kali di Liga Champions, tetapi belum satu pun menghasilkan gelar juara.
Salah satu kegagalan terbesar mereka terjadi di final tahun 2020 lalu. Kala itu, PSG dikalahkan oleh Bayern Munich di kota yang sama, Munich.
Itu memperpanjang penantian panjang klub Prancis untuk menjadi juara Eropa.
Terakhir kali klub Prancis juara UCL adalah Marseille pada tahun 1993, juga di Munich.
Pelatih Luis Enrique kini berharap bisa mencetak sejarah pribadi dan klub.
Jika menang, Enrique akan menjadi pelatih keenam yang menjuarai UCL bersama dua klub berbeda.
Baca Juga: Belum Ada Tersangka Terkait Tewasnya 17 Pekerja di Lokasi Longsor Gunung Kuda Bobos
Kemenangan ini juga akan membawa PSG meraih quadruple untuk pertama kalinya.
Mereka sebelumnya sudah menjuarai Ligue 1, Coupe de France, dan Trophée des Champions.
Sementara itu, Inter Milan terakhir kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2010.
Kini, mereka menjadikan laga final ini sebagai satu-satunya peluang meraih trofi musim ini.
Inter Milan kalah dari Napoli dalam perburuan gelar Serie A dan kandas di semifinal Coppa Italia oleh tim sekota, AC Milan.
Namun, performa mereka di fase gugur Liga Champions musim ini sangat luar biasa.
Baca Juga: Menjelajahi Masa Depan ASN dengan ekinerja.langkatkab.go.id/asn
Mereka menyingkirkan Bayern Munich di perempat final dengan kemenangan 2-1 di stadion ini.
Kemudian, mengalahkan Barcelona dengan agregat dramatis 7-6 pada babak semifinal.
Setelah menyingkirkan juara Jerman dan Spanyolm Inter akan menantang juara Prancis.
Tidak seperti PSG, skuad Inter lebih banyak dihuni pemain berusia 30 tahun ke atas.
Sebanyak 43 persen menit bermain Inter musim ini diisi oleh pemain usia 30 tahun ke atas.
Meski usianya tak muda, pengalaman mereka terbukti sangat berharga sepanjang kompetisi ini.
Inter hanya tertinggal selama 1 persen dari total waktu bermain di UCL musim ini.
Bahkan, mereka tidak pernah tertinggal lebih dari 370 detik dalam satu pertandingan.
Baca Juga: Guru SD Usia 60 Tahun di NTT Ini Ternyata Sering Pegang Area Sensitif Siswa Pria dan Wanita di Kelas
Sebagian besar pemain ini kalah di final tahun lalu melawan Manchester City.
Mereka kini bertekad membayar kegagalan itu dengan menjadi juara untuk keempat kalinya sepanjang sejarah klub.
Pemain yang patut diperhatikan dari PSG adalah Ousmane Dembélé. Ia mencetak delapan gol dan empat assist di Liga Champions musim ini.
Itu adalah rekor keterlibatan gol terbanyak PSG dalam satu musim UCL. Dembélé bahkan mencetak hat-trick saat melawan Stuttgart di fase grup.
Di kubu Inter, Lautaro Martínez menjadi tumpuan utama lini depan. Ia berpeluang mencetak 10 gol dalam satu musim Eropa, rekor baru untuk Inter.
Penyerang Timnas Argentina ini juga bisa jadi pemain keenam yang mencetak gol di semua babak gugur.
Statistik panas
Inter Milan selalu mencetak gol lebih dulu dalam 11 dari 14 pertandingan UCL musim ini.
Bursa Taruhan
Pantauan Pojoksatu.id di beberapa rumah taruhan, PSG sedikit lebih diunggulkan ketimbang Inter Milan pada final Liga Champions 2024/25 ini.
Dengan nilai odds 2.17 hingga 2.20, PSG lebih favorit menang ketimbang Inter yang odds menangnya adalah 3.40 hingga 3.56.
Sementara untuk hasil imbang dalam 90 menit, oddsnya ada di kisaran 3.30 hingga 3.58.
Meski tidak terlalu diunggulkan, redaksi Pojoksatu.id cenderung memilih Inter Milan bakal keluar sebagai pemenang final Liga Champions 2024/25, dengan prediksi skor 2-1 untuk Nerazzurri.***

