POJOKSATU.id - Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa FIFA dan PSSI tengah mengevaluasi alur masuk penonton Piala Dunia U-17 2023.
Yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan tujuan meningkatkan kenyamanan penonton.
Pada pertandingan Piala Dunia U-17 2023 sebelumnya, alur penonton dibatasi untuk mengakomodir jalur VIP, menyebabkan antrean tak efektif.
"Kita sudah koordinasi dengan LOC dengan FIFA tentang beberapa hal menyangkut penonton suporter klub dan lain-lain dan itu untuk kepentingan bersama," ujar Yunus.
"FIFA dan LOC juga akomodir apa yang kita sampaikan, karena demi kredibilitas Ketum dan PSSI karena kita bersama banyak keluhan yang disampaikan masyarakat," katanya.
Terutama, masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya, mengalami ketidaknyamanan dengan aturan yang diterapkan di GBT.
"Di GBT kan kita tahu bersama, kita pernah nonton dengan 60 ribu suporter.
Di sana tidak terjadi hal-hal yang begitu rumit seperti apa yang kita lihat di GBT pada saat pembukaan," ucapnya.
"Kita sampaikan bahwa flow dan pelayanan VVIP jangan sampai mengorbankan keinginan suporter untuk datang dan mengebiri beberapa fasilitas suporter," kata Yunus.
Baca Juga: Resmikan Kantor FIFA Jakarta, Jokowi: Indonesia Miliki Potensi Besar untuk Memajukan Persepakbolaan
Dengan merujuk pada pengalaman pertandingan Liga 1, seperti saat Persebaya melawan Persib atau Persija.
Evaluasi ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang lebih nyaman bagi para suporter di GBT.
Sebagai langkah positif, FIFA dan PSSI berusaha memastikan bahwa evaluasi alur masuk penonton membantu meningkatkan pengalaman menonton.
Tanpa mengorbankan keinginan suporter atau mengurangi fasilitas yang dapat dinikmati oleh para penonton setia.***
