POJOKSATU.ID - Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi menjadi sorotan usai kekalahan telak 0-3 dari AC Milan dalam laga semifinal Coppa Italia, Kamis dini hari WIB 24 April 2025.

Kekalahan ini bukan hanya memupuskan harapan treble Inter musim ini, tetapi juga memicu reaksi emosional dari sang pelatih yang menolak adanya tambahan waktu.

Pertandingan leg kedua yang berlangsung di San Siro, menjadi panggung dominasi Milan.

Gol-gol dari Luka Jovic (dua gol) dan Tijjani Reijnders memastikan Rossoneri melaju ke final dengan keunggulan agregat 4-1.

Baca Juga: Update Kasus Dani Olmo, Barcelona Lega Kini Ditangani Pengadilan Nasional

Sementara itu, Simone Inzaghi tampak frustrasi di pinggir lapangan.

Menjelang menit ke-90, kamera televisi menangkap momen ketika Simone Inzaghi berteriak ke arah wasit dan ofisial keempat.

Pelatih berusia 48 tahun itu meminta agar tidak diberikan tambahan waktu dalam pertandingan.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, Inzaghi terdengar berkata lantang:
"Saya tidak mau tambahan waktu! Kalian tidak akan mempermainkan saya!"

Reaksi keras tersebut menunjukkan betapa kecewanya Inzaghi terhadap penampilan timnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan 4 Kabar Gembira untuk Guru di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025

Wasit Daniele Doveri pun memenuhi permintaan tersebut, meniup peluit akhir beberapa detik setelah waktu normal habis tanpa memberikan tambahan waktu.

Mimpi Treble Winner Pupus

Inter Milan datang ke laga ini dengan harapan meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Mereka tampil tanpa daya dan gagal mencetak satu gol pun di hadapan rival sekota.

Hasil ini secara resmi menghentikan ambisi Simone Inzaghi membawa Inter meraih tiga gelar musim ini atau treble winner.

Setelah tersingkir dari Coppa Italia, kini harapan Inter tersisa di Serie A dan Liga Champions.

Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, pelatih Inter Milan itu tetap menunjukkan sikap sportif dengan memberikan pujian kepada AC Milan atas performa mereka.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Final Four Proliga 2025 Hari Ini, Gresik Petrokimia PANASKAN PERSAINGAN, Jakarta Electric PLN Takluk 1-3, Mega Jadi Penonton

Ia mengakui Milan bermain efektif dan pantas lolos ke final.

Namun, di balik pujian itu, tersimpan kemarahan atas buruknya performa para pemain Inter.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Inzaghi akan melakukan evaluasi besar-besaran, terutama di lini belakang dan sektor tengah yang tampil rapuh.

Kejadian ini juga mendapat reaksi beragam dari publik.

Di media sosial, beredar komentar sinis yang menyebut bahwa keputusan wasit untuk tidak memberi tambahan waktu bisa merugikan pihak tertentu, khususnya dalam konteks taruhan pertandingan.

Salah satu komentar berbunyi:

"Inzaghi seharusnya dihukum dan wasit serta ofisial keempat diskors, karena kalau ada yang bertaruh skor 4-0, mereka kehilangan kesempatan menang."

Komentar ini menjadi viral, memperkeruh situasi pasca pertandingan dan menambah tekanan pada Simone Inzaghi serta tim wasit.

Dengan kegagalan di Coppa Italia, tekanan terhadap Simone Inzaghi meningkat tajam.

Banyak kalangan menilai posisinya mulai terancam jika Inter kembali gagal meraih gelar di kompetisi lain.

Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu nasib Inter musim ini.

Inzaghi harus segera mengembalikan moral tim yang hancur akibat kekalahan memalukan ini.

Dukungan manajemen dan fans akan diuji, terutama bila hasil buruk terus berlanjut.

Kejadian malam itu akan tercatat sebagai salah satu momen paling emosional dalam karier Simone Inzaghi di Inter Milan.

Baca Juga: Terbongkar! Oknum PNS Pemko Medan Jadi Calo Honorer dan PPPK, BKPSDM: PENIPUAN! Tak Ada Lagi Pengangkatan Honorer 2025

Ia kini harus membuktikan diri sebagai pelatih yang mampu mengatasi tekanan besar dan membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.

Apapun yang terjadi, reaksi Inzaghi menjadi bukti betapa tingginya tensi laga Derby della Madonnina.

Kekalahan ini menyakitkan, tetapi juga bisa menjadi pemicu kebangkitan jika ditangani dengan tepat.

Inter akan menghadapi AS Roma akhir pekan ini dalam lanjutan Serie A sebelum melawat ke markas Barcelona tengah pekan depan dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions.***