POJOKSATU.ID, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong meminta media berhenti mengkritik lini depan anak asuhnya. Menurutnya, itu tidak baik untuk perkembangan Skuad Garuda.
Hal itu disampaikan Shin Tae Yong dalam konferensi pers jelang laga Filipina vs Indonesia, Minggu (1/1/2022).
Seperti diketahui, duel Filipina vs Indonesia pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 akan digelar di Stadion Rizal Memorial, Manila, besok malam.
Pertandingan Indonesia vs Filipina ini dijadwalkan kick off pukul 19.30 WIB dan akan disiarkan langsung RCTI.
Dalam konferensi pers jelang laga Filipina vs Indonesia, Shin Tae Yong minta persoalan finishing buruk lini depan Garuda tak dipertanyakan.
BACA JUGA : Witan Sulaeman Disamakan dengan Striker Liverpool, Mau Marah Tapi Ini Fakta
Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui sudah mendengar bahwa banyak yang berbicara soal buruknya finishing Timnas Indonesia.
Dia juga mengiyakan, bahwa ada kans timnya bakal sulit membobol gawang Filipina.
Namun, dia tak mau soal itu terus dibahas karena dinilai tidak baik untuk timnas sendiri.
"Memang iya, ada peluang kami tak bisa cetak gol. Namun, menurut saya itu tak baik juga bicara terus soal peluang, tak baik," kata Shin Tae Yong.
BACA JUGA : 4 Skenario Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2022 : 99 Persen Timnas Garuda Masuk 4 Besar
Memang buruknya penyelesaian akhir lini pemain Indonesia menjadi sorotan belakangan ini. Bahkan akun media Inggris, Troll Football ikut berikicau.
Sampai-sampai membuat cuitan bahwa Indonesia adalah negara favorit kami saat ini. Namun itu adalah cuitan satir, merujuk pada sejumlah sisi negatif sepak bola Tanah Air.
Troll Football bahkan mengunggah video bagaimana Hansamu Yama dan Witan Sulaeman menyia-nyiakan peluang 99 persen gol di depan gawang lawan.
Meski demikian, Shin Tae Ying meyakini performa Timnas Indonesia dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya terus membaik.
BACA JUGA : Duel Filipina vs Indonesia Jadi Laga Emosional Stephan Schrock, Ada Pengumuman Penting dari Kapten The Azkals
Karena itu, dia optimistis melawan Filipina, penyelesaian akhir Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan bakal lebih bagus lagi.
"Semakin bertanding, pastinya makin baik finishing. Saya mohon dukungan penuh Timnas Indonesia jadi lebih baik," ucapnya.
Sejauh ini, pencetak gol terbanyak Indonesia ialah Egy Maulana Vikri dan Marc Klok yang masing-masing mencetak dua gol.
Sisanya, dicetak oleh pemain-pemain lain dari berbagai posisi.
Striker yang dibawa seperti Ilija Spasojevic dan M Rafli, sejauh ini masih minim gol.
Spaso baru mencetak satu gol, sementara Rafli belum bisa menjaringkan bola ke gawang lawan.
Karena itu, laga kontra Filipina bisa menjadi titik balik kebangkitan lini depan Timnas Indonesia sekaligus membungkam para pengkritiknya yang mempertanyakan soal finishing yang buruk.
Kemenangan besar lawan Filipina bukan hanya jadi pembuktian barisan penyerang skuad Garuda, tapi menjadi salah satu syarat penting untuk bisa lolos semifinal Piala AFF 2022 sebagai juara Grup A.
Status itu bisa disandang jika Indonesia meraih hasil (selisih gol) lebih baik dari yang diraih Thailand saat menjamu Kamboja pada waktu yang sama. (jpnn/medil/pojoksatu)

