POJOKSATU.id, JAKARTA – Final Liga Champions musim 2022/23 akan mempertemukan Manchester City lawan Inter Milan pada Minggu (11/6) dini hari WIB.
Juara Liga Champions dipastikan akan mendapat hadiah uang yang terbilang besar.
UEFA Champions League atau Liga Champions UEFA adalah kompetisi paling elit antarklub Eropa.
Klub yang berpartisipasi di kompetisi ini tidak hanya mempertaruhkan gengsi, namun hadiah cuan yang melimpah juga jadi daya pikat tersendiri.
Lalu berapa hadiah yang didapat Manchester City atau Inter Milan jika mengangkat trofi Si Kuping Besar di Ataturk Olimpiyat (Istanbul) akhir pekan ini?
Pada Liga Champions musim ini, UEFA menyiapkan total hadiah sebesar 2,03 miliar euro atau setara dengan Rp32 triliun, dengan kurs 1 euro = Rp15.800.
BACA JUGA: Juara Piala FA, Man City di Jalur Treble Winner, Peringatan Keras Buat Inter
Angka itu hampir lima kali lipat dari total hadiah yang disalurkan untuk Liga Europa dan hampir 10 kali lipat lebih banyak dari hadiah Liga Konferensi.
Real Madrid yang jadi juara Liga Champions musim 2021/22 lalu, total meraup uang hadiah sebesar 136,65 juta euro atau sekitar Rp2,2 triliun.
Namun tidak semuanya masuk ke rekening Los Blancos.
Bersihnya sekitar 132,48 juta euro atau sekitar Rp2 triliun karena sebagian ‘dipotong’ UEFA untuk memperhitungkan kerugian federasi tersebut selama pandemi Covid-19.
Jumlah hadiah uang Liga Champions yang diterima klub berdasarkan beberapa faktor.
Antara lain dari koefisien ranking historis UEFA, hasil pertandingan hingga hak siar.
Koefisien UEFA
Bonus pertama yang diberikan UEFA kepada 32 kontestan babak penyisihan grup Liga Champions 2022/23.
Sebanyak 30 persen atau sekitar 600 juta euro dari total hadiah uang hadiah Liga Champions dibagikan kepada 32 klub peserta babak grup.
BACA JUGA: Begini Prediksi Final Liga Champions ala Roberto Mancini, Pernah Latih Man City dan Inter
Jumlah yang diterima setiap klub berbeda. Berdasarkan algoritma koefisien yang diperoleh dari performa mereka selama periode 10 tahun terakhir di kompetisi Eropa.
Kemudian uangnya dibayarkan dalam bentuk saham, sesuai dengan peringkat tim tersebut.
Tim yang peringkatnya paling rendah mendapatkan satu saham senilai 1,137 juta euro, sementara tim yang peringkatnya paling tinggi mendapatkan 32 saham atau 36,38 juta euro.
Terkait koefisien kedua finalis, Manchester City jauh lebih baik dari Inter dengan menempati peringkat 8, diperkirakan mendapat hampir 30 juta euro.
Sementara Nerazzurri di urutan ke-26, di bawah 10 juta euro.
Hasil Pertandingan
Selanjutnya dalam enam laga penyisihan grup, setiap klub mendapat bonus penampilan sebesar 2,8 juta euro (Rp42 miliar) per kemenangan.
Jika pertandingan berakhir imbang, kedua klub masing-masing mendapat 930 ribu euro (Rp14 miliar).
Lalu klub mendapat bonus di setiap putaran yang dilalui. Rinciannya sebagai berikut:
- Lolos babak 16 besar mendapat bonus sebesar 9,6 juta euro (Rp144 miliar) per klub
- Lolos perempat final : 10,6 juta euro (Rp159 miliar) per klub
- Lolos semifinal : 12,5 juta euro (Rp187,5 miliar) per klub
- Lolos final: 15,5 juta euro (Rp232 miliar) per klub
Jumlah bonus yang didapat Man City dan Inter pada penyisihan grup lumayan berbeda.
Sebab Man City meraih empat kemenangan dan dua kali seri atau sekitar 13 juta euro.
Sementara Inter 'hanya' mencatat 3 kali menang dan sekai seri. Bonusnya sekira 9,3 juta euro.
Setelah itu, kedua tim mendapat bonus dengan jumlah yang sama hingga final.
BACA JUGA: Hasil Singapore Open 2023: Anthony Ginting Lolos 16 Besar, Usai Bungkam Wakil Hong Kong
Adapun tim yang juara Liga Champions musim ini, Manchester City atau Inter Milan akan mendapat tambahan hadiah sebesar Rp4,5 juta euro (Rp67 miliar).
Dari dua poin pertama, Man City sudah mendapat hadiah uang sekitar 82 juta euro jika juara.
Sementara jika Inter juara sudah sudah mendapat hadiah sekitar 60 juta euro.
Hak Siar TV
Tambahan 300,3 juta euro atau 15 persen dari total hadiah Liga Champions tersedia sebagai bagian dari pendapatan hak siar setelah semua kesepakatan siaran diselesaikan di seluruh benua.
Federasi sepakbola setiap negara yang klubnya tampil di Liga Champions mendapatkan bagian dari uang ini berdasarkan nilai proporsional dari setiap pasar TV.
Setiap federasi nasional kemudian mendistribusikan uang tersebut kepada klub-klub peserta Liga Champions, dengan rincian sebagai berikut:
50 persen alokasi untuk federasi nasional akan dibagi kepada klub-klub peserta Liga Champions dari negara tersebut berdasarkan persentase tetap yang ditentukan oleh UEFA.
50 persen lainnya dibayarkan secara proporsional berdasarkan jumlah pertandingan yang dimainkan oleh setiap klub sepanjang Liga Champions musim 2022/23.
Nilai hak siar ini cukup tinggi, apalagi bagi klub-klub Inggris.
Diperkirakan secara keseluruhan (akumulasi sumber hadiah poin pertama dan kedua, plus hak siar), Man City bisa meraup cuan sekitar 140 juta euro.
Sementara Inter Milan bisa mengumpulkan uang bonus Liga Champions hingga 110-120 juta euro jika juara. Kalau runner up hanya dikurangi 4,5 juta euro.
Lumayan besar bukan?
Editor: Jumaidil Halide

