POJOKSATU.id - Kevin Diks kini telah resmi bergabung dengan Timnas Indonesia. Pemain bertahan ini memiliki rekam jejak karir yang panjang di sepak bola Eropa.

Lahir pada 6 Oktober 1996 di Apeldoorn, Belanda, ia memulai karir profesionalnya di Vitesse Arnhem, sebuah klub Eredivisie, sebelum berpetualang ke berbagai klub di Eropa, termasuk Fiorentina dan Feyenoord.

Sekarang, Kevin Diks memperkuat FC Copenhagen di Denmark, sebagai sosok penting di lini pertahanan klub.

Baca Juga: Usai China Protes Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Timnas Fokus 10 Oktober Lawan Bahrain, Ini Pesan Buat Pendukung Timnas Indonesia

Garis Keturunan Kevin Diks

Kevin Diks memiliki garis keturunan Maluku bermarga Bakarbessy.

"Orang tua ibu saya lahir di pulau kecil Ambon dan mereka pindah ke Belanda untuk mencari kehidupan yang lebih baik setelah perang," jelas Kevin Diks di media Denmark, Bold, beberapa waktu lalu.

Ibu Kevin Diks bernama Natasja Diks-Bakarbessy. Menurut informasi yang beredar, keluarga dari ibunya ini merupakan warga dari Desa Waai, Kecamatan Salahulu, Pulau Ambon, Maluku Tengah.

Baca Juga: Ramai Soal NATURALISASI, Begini Syarat dan Ketentuannya Menurut Undang-undang di Indonesia dan Aturan FIFA

Natasja kemudian pindah ke Belanda bersama keluarganya setelah menikah dengan Raymond Diks dan melahirkan Kevin Diks disana.

Melihat sejarah panjang hubungan Maluku dengan Belanda, memang tercatat banyak orang-orang Maluku yang bermigrasi dari Indonesia untuk menetap di Belanda setelah Perang Dunia II.

Kebanyakan dari mereka merupakan bekas anggota Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL) atau tentara kolonial Hindia Belanda.

Baca Juga: Sebut Naturalisasi MENCORENG MARTABAT BANGSA, Begini Sosok Peter Gontha yang GALAU Lihat Timnas Indonesia, PSSI Bereaksi

Jejak Karir dan Statistik

Diks dikenal karena fleksibilitasnya di lini belakang, mampu bermain sebagai bek kanan, kiri, maupun bek tengah.

Dengan tinggi 183 cm, ia memiliki kemampuan fisik yang kuat, unggul dalam duel udara, dan sering berkontribusi dalam menjaga keseimbangan pertahanan.

Baca Juga: Sebut Naturalisasi MENCORENG MARTABAT BANGSA, Begini Sosok Peter Gontha yang GALAU Lihat Timnas Indonesia, PSSI Bereaksi

Pada musim 2024/2025, ia telah tampil dalam 10 pertandingan di Superliga Denmark dengan total 836 menit bermain, mencatatkan dua clean sheet dan rata-rata kebobolan 1,4 gol per 90 menit.

Menariknya, Diks juga kerap berkontribusi dalam penyerangan dengan mencetak tiga gol, menjadikannya salah satu bek yang produktif bagi timnya.

Selain bersinar di liga domestik, Diks juga turut bermain di kompetisi internasional, termasuk UEFA Conference League dan Liga Champions, di mana performanya yang stabil dan adaptabilitas di berbagai peran pertahanan terus mendapat pujian.

Baca Juga: Panas Kritik Naturalisasi dan Tuduhan Paspor Ganda, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ikut Bersuara, Begini Reaksi Erick Thohir

Walaupun sempat membela tim muda Belanda hingga U21, Diks belum pernah memperkuat tim senior Belanda.

Kesempatan untuk bermain di level internasional datang dari Timnas Indonesia, yang semakin aktif merekrut pemain untuk memperkuat skuad.

Perjalanan Karir Klub

  • Vitesse Arnhem (2014–2016): Mengawali karir profesionalnya di Eredivisie, Belanda.
  • Fiorentina (2016–2021): Berpindah ke Serie A, meskipun sering dipinjamkan ke klub lain.
  • Feyenoord (2017–2018, pinjaman): Berkontribusi signifikan selama masa peminjaman.
  • Empoli (2018–2019, pinjaman): Bermain di Serie A, Italia.
  • Aarhus GF (2020–2021): Melanjutkan karir di Denmark setelah kontrak dengan Fiorentina berakhir.
  • FC Copenhagen (2021–sekarang): Menjadi pilar pertahanan klub dengan penampilan yang konsisten.

Perekrutan Kevin Diks merupakan langkah strategis bagi Timnas Indonesia, yang sebelumnya juga berhasil mendatangkan pemain naturalisasi lainnya seperti Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Baca Juga: Belum Resmi Jadi WNI, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Sudah Latihan Bersama Timnas Indonesia

Kehadiran Kevin diharapkan dapat menambah kekuatan di lini belakang dan menjadi benteng pertahanan yang stabil dengan berbagai pengalaman berharganya dari liga-liga top Eropa. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.