POJOKSATU.ID - Profil Kevin Diks, pemain asal Belanda yang siap menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia, baru-baru ini tampil apik di Liga Champions.
Nama Kevin Diks kembali ramai diperbincangkan warganet Indonesia yang kabarnya siap menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Pemain klub Denmark, FC Copenhagen ini baru saja tampil cemerlang bersama klubnya pada matchday 1 Grup A UEFA Champions League atau Liga Champions Eropa musim 2023/24, Rabu 20 September 2023 malam WIB.
Baca Juga: Timnas Indonesia U24 Keok dari China Taipei, Kans Lolos 16 Besar Asian Games 2022 Belum Tertutup
Kevin Diks yang dipercaya sang pelatih Jacob Neestrup sebagai bek tengah, mampu tampil solid dan membuat penyerang Galatasaray, Mauro Icardi mati kutu.
Mantan striker Inter Milan dan Timnas Argentina itu tidak mendapat banyak ruang gerak di area pertahanan Copenhagen.
Andai bek kanan Copenhagen, Elias Jelert tidak mendapat kartu merah pada pertenganan babak kedua, mungkin Galatasaray tidak mampu mengejar ketinggalan dua gol.
Baca Juga: Rekap Hasil Liga Champions 16 Pertandingan Matchday 1, Sarat Drama di Penghujung Laga
Pertandingan Galatasaray vs Copenhagen di Rams Park (Istanbul) itu sendiri berakhir imbang 2-2, setelah klub Turki mencetak dua gol dalam empat menit jelang laga bubar.
Namun aksi Kevin Diks tetap patut mendapat pujian karena bermain apik nyaris sepanjang laga.
Profil Kevin Diks
Baca Juga: Daftar Juara Hongkong Open 2023, Lengkap Jumlah Uang Hadiah yang Dibawa Pulang
Kevin Diks bukan nama asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Namanya sempat ramai diperbincangkan ketika dikabarkan masuk daftar pemain yang diinginkan Shin Tae Yong jadi pemain naturalisasi tahun 2022 lalu.
Namun saat itu Kevin Diks gagal bergabung dengan pemain keturunan lainnya, seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama yang kini sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Konon ia ingin fokus ke klubnya saat ini, FC Copenhagen. Kedua, pihak keluarga Diks juga dikabarkan menolak anaknya jadi pemain naturalisasi Indonesia.
Namun alasan kedua tersebut langsung dibantah pemain yang kini berusia 26 tahun, dengan menyebut PSSI belum pernah sama sekali melakukan pendekatan atau mengajaknya jadi pemain naturalisasi.
Baca Juga: Profil Marselino Ferdinan, Wonderkid Indonesia yang Bawa 3 Level Timnas ke Final Piala Asia
“Belum ada kontak resmi apa pun dari federasi Indonesia (PSSI). Pada saat ini, saya fokus kepada FCK (FC Copenhagen) dan tentu saja, keluarga kecil saya,” kata Diks menjawab pertanyaan anonim dari pengikutnya di Instagram, beberapa waktu lalu.
Kevin Diks memulai karirnya sebagai pesepakbola profesional bersama klub Eredivisie Belanda, Vitesse pada musim 2014/15.
Pada musim panas 2016, ia hijrah ke klub Serie A Italia, Fiorentina sebelum dipinjamkan kembali ke Vitesse enam bulan kemudian.
Selama di Fiorentina, Kevin Diks lebih banyak menjalani masa peminjaman. Ia bahkan hanya dua kali dimainkan di Serie A oleh klub berjuluk La Viola itu.
Baca Juga: 4 Daerah di Indonesia Paling Sering Lahirkan Pemain Top, Papua Pasti Masuk
Selain ke Vitesse, Diks pernah dipinjamkan ke Feyenoord, Empoli hingga ke klub Superliga Denmark, Aarhus.
Selama dua musim dipinjamkan ke klub Aarhus inilah petinggi FC Copenhagen melihat potensi yang dimiliki Kevin Diks sehingga merekrutnya secara gratis pada musim panas 2021.
Kevin Diks sendiri merupakan pemain keturunan Indonesia. Darah Merah-Putih mengalir di tubuhnya dari sang ibu yang bernama Natasja Diks-Bakarbessy.
Ibunya merupakan WNI keturunan Desa Waai, Kecamatan Salahulu, Pulau Ambon, Maluku Tengah.
Baca Juga: Profil Aji Santoso, Pelatih Kawakan yang Terancam 2 Kali Dipecat dalam Semusim
Dengan memiliki jalur keturunan yang jelas di asosiasi yang baru, maka Kevin Diks bisa langsung disahkan FIFA.
Ia tidak perlu menunggu waktu lebih lama untuk memperkuat Skuad Garuda, asal sudah memegang paspor Indonesia.
Kabar baiknya, pesepakbola yang lahir pada 6 Oktober 1996, di Apeldoorn, Belanda ini belum pernah membela Timnas Belanda senior.
Meskipun Diks sudah membela Timnas Belanda kelompok umur. Mulai Timnas U19 Belanda (4 caps), Belanda U20 (5 caps) dan Belanda U21 (7 caps).
Tapi ia belum pernah dipanggil membela tim senior Belanda sehingga secara aturan FIFA masih bisa memilih membela Timnas Indonesia.
Kevin Diks dikontrak FC Copenhagen sejak 5 Juli 2021 lalu hingga 30 Juni 2025 mendatang.
Posisi aslinya adalah bek kanan. Namun di tangan pelatih Jacob Neestrup, ia ditugaskan sebagai bek tengah.
Ternyata peran baru itu bisa diemban Kevin Diks dengan sangat baik bahkan kini jadi bek tengah regular FC Copenhagen.
Diks bisa dikatakan pemain kunci Copenhagen sejak bergabung dengan klub raksasa Denmark itu. Termasuk membantu klubnya menjuarai Superliga Denmark dua musim terakhir.
Baca Juga: Mengenang Kosasih Kartadiredja, Wasit Indonesia Pertama Berlisensi FIFA, Dijuluki King Kobra Asia
Selain faktor usianya yang masih terbilang muda, Timnas Indonesia akan sangat beruntung jika menaturalisasi Kevin Diks karena pemain ini bisa bermain di banyak posisi.
Selain bek kanan dan kini fasih jadi bek tengah, Diks juga biasa dimainkan sebagai bek kiri pada awal gabung Copenhagen. Bahkan kadang-kadang jadi gelandang bertahan.
Bayangkan jika bek setangguh Kevin Diks yang multiposisi memperkuat lini belakang Timnas Indonesia. Gak bahaya tah?
Baca Juga: Hasil Drawing Piala Dunia U17 2023: Indonesia Berpeluang Lolos 16 Besar?
Biodata Kevin Diks
Nama Lengkap: Kevin Diks Bakarbessy
Nama Pungggung: Kevin Diks
Tanggal Lahir: 6 Oktober 1996 (26 Tahun)
Tempat Lahir: Apeldoorn, Belanda
Klub: FC Copenhagen
Posisi: Bek (semua posisi), Gelandang Bertahan.
Instagram: @kevindiks2
Demikian ulasan tentang profil Kevin Diks, bek tangguh FC Copenhagen yang siap menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia.***

