POJOKSATU.ID - Profil Aji Santoso, pelatih kawakan Indonesia yang terancam dua kali dipecat di Liga 1 musim 2023/24.

Aji Santoso saat ini melatih Persikabo 1973. Ia dipercaya menukangi tim berjuluk Laskar Padjajaran itu sejak 16 Agustus 2023 lalu, kurang dari dua pekan setelah dipecat Persebaya Surabaya.

Yah, Aji Santoso dipecat sebagai pelatih Persebaya pada 4 Agustus, ketika Liga 1 musim 2023/24 baru berjalan enam pekan.

Baca Juga: Putri Gus Dur Yenny Wahid Sambangi Kediaman Prabowo Subianto, Bahas Cawapres?

Dalam enam laga awal bersama tim berjuluk Bajul Ijo itu, Aji Santoso hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan, dua kali imbang dan tiga kali kalah.

Kekalahan terakhir lawan Persikabo 1973 pada 4 Agustus di Gelora Bung Tomo Surabaya, menjadi salah satu pemicu manajemen Persebeya mendepak Aji dari kursi pelatih.

Posisi Aji Santoso lalu digantikan pelatih sementara Uston Nawawi yang sejauh ini mampu membawa Persebaya tampil ciamik dengan mendulang 4 kemenangan dan sekali imbang.

Baca Juga: The Daddies Gugur di Babak Pertama China Open 2023, Gagal Revans Atas Sang Juara Dunia

Di sisi lain, Aji Santoso tidak butuh waktu lama untuk mendapat pekerjaan baru.

Klub yang meminangnya adalah tim yang membuat dirinya dipecat Persebaya, Persikabo 1973.

Aji dipercaya klub asal Bogor itu untuk menggantikan posisi Oleg Kuzmenok, dengan harapan membawa Laskar Padjajaran bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga: The Daddies Gugur di Babak Pertama China Open 2023, Gagal Revans Atas Sang Juara Dunia

Bak jauh panggang dari api, kehadiran Aji Santoso ternyata belum menunjukkan tanda-tanda positif, sesuai harapan manajemen.

Dari tiga laga memimpin Dimas Drajad cum suis, Aji Santoso belum bisa memberikan kemenangan.

Debut Aji Santoso sebagai pelatih Persikabo 1973 langsung tercoreng dengan kekalahan kandang di Stadion Wibawa Mukti dengan skor mencolok 0-3, pada 19 Agustus.

Pada pertandingan berikutnya, Laskar Padjajaran keok di kandang Arema FC dengan skor 0-1.

Baca Juga: 80 Menit Duel Sengit Lawan Duo Thailand, Prifad Lolos 16 Besar China Open 2023

Terbaru, pada Minggu 3 Agustus lalu, Persikabo 1973 hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan tamunya, Dewa United.

Dengan rentetan hasil buruk itu, bukan tidak mungkin manajemen Persikabo 1973 akan membuat Aji Santoso dipecat dua kali dalam semusim.

Menyamai rekor buruk mantan anak asuh Aji Santoso, Javier Roca yang pada Liga 1 musim lalu dipecat Persik Kediri dan Arema FC.

Baca Juga: 50 Pemain Termahal Musim Panas 2023, Trio Timnas Inggris Kuasai 5 Besar

Apa yang salah dengan Aji Santoso? Mengapa nasib buruk terus menaungi tim besutannya.

Padahal juru taktik kelahiran Malang 6 April 1970 ini terbilang berpengalaman di pentas sepak bola Indonesia.

Dalam perjalanan karirnya sebagai pelatih, Aji Santoso tercatat sudah pernah menangani sejumlah klub besar Tanah Air, termasuk Timnas Indonesia kelompok umur.

Baca Juga: Ini Link Live Streaming China Open 2023 Rabu 6 September: Ginting dan Prifad Sudah Mau Tanding

Aji Santoso mengawali karir kepelatihannya saat menangani Timnas Indonesia U-16 pada 2005. Kemudian dalam dua tahun berikutnya, ia melatih Persikoba Kota Baru dan Metro FC.

Pada tahun 2008 Aji Santoso sempat menangani tim sepakbola Provinsi Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Setelah itu, Aji kembali menangani berbagai klub dalam kurun waktu berbeda, mulai dari Persik Kediri, Persisam Samarinda, Persema, Arema Cronus, Persela, serta PSIM Yogyakarta.

Ia bahkan sempat menangani Persebaya sebanyak tiga kali, yaitu pada musim 2008/2009, 2011, dan 2019-2023.

Baca Juga: PT Pegadaian Sponsor Utama, Pegadaian Liga 2 Resmi Jadi Nama Kompetisi Kasta Kedua Liga Indonesia

Namun untuk tahun 2011, Aji Santoso melatih Persebaya 1927 yang berlaga di Liga Premier Indonesia, kompetisi tandingan Liga Super Indonesia.

Selain Tim Nasional Indonesia U-16, pelatih berusia 53 tahun ini juga pernah menangani Tim Nasional Indonesia U-23 pada 2013-2015.

Prestasi terbaiknya adalah saat melatih Persebaya ketiga kalinya. Kala itu, ia melalui 91 pertandingan dengan mencatatkan rekor kemenangan 43 kali selama tahun 2019-2023.

Aji Santoso juga membawa Green Force (julukan lain Persebaya) menempati finis kedua pada Liga 1 pada 2019 di bawah Bali United yang jadi kampiun kala itu.

Baca Juga: Mengenang Kosasih Kartadiredja, Wasit Indonesia Pertama Berlisensi FIFA, Dijuluki King Kobra Asia

Di tangan Aji Santoso, Persebaya sempat menjuarai Piala Gubernur Jatim edisi tahun 2020.

Sebelum jadi pelatih, Aji Santoso sudah lama dikenal pecinta sepak bola Indonesia ketika masih berstatus pemain.

Ia adalah bek sayap tangguh nan agresif yang sempat membela sejumlah klub raksasa Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya.

Aji Santoso pernah membawa Persebaya Surabaya menjuarai Liga Indonesia pada 1997.

Baca Juga: Perjuangan Lionel Sinathrya, Demi Seleksi Timnas Indonesia U17, Rela Tinggalkan Prancis

Sedangkan di tim nasional Indonesia, mantan bek kiri tersebut mencatatkan 41 penampilan dengan mencetak tujuh gol.

Sayangnya Aji Santoso gagal menyumbang satupun gelar juara selama membela timnas Garuda.

Menarik ditunggu bagaimana kelanjutan karir Aji Santoso sebagai pelatih Persikabo 1973. Mampukah membawa Laskar Padjajaran bangkit, atau mengalami pemecatan kedua kalinya musim ini?***