POJOKSATU.id - Pertemuan Manchester City dan Newcastle musim ini terasa seperti serial panjang yang belum mencapai klimaks. Hingga akhir Mei nanti, kedua tim akan saling berhadapan lima kali di semua kompetisi.
Namun duel keempat mereka di musim 2025/2026 ini, Minggu (22/02/2026) dini hari WIB, memiliki bobot paling berat karena dampaknya langsung terhadap perburuan gelar Premier League.
Manchester City mendapat angin segar di tengah pekan tanpa perlu turun ke lapangan.
Tergelincirnya Arsenal membuat jarak di puncak klasemen kini hanya terpaut lima poin, dengan City masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.
Baca Juga: Preview Chelsea vs Burnley: Prediksi Skor dan Calon Pemain Terbaik Laga
Situasi ini membuka peluang besar bagi pasukan Pep Guardiola untuk menekan rivalnya jika mampu meraih kemenangan lebih dulu akhir pekan ini.
Momentum jelas berada di kubu tuan rumah. City memenangi empat pertandingan beruntun di semua kompetisi dan tampil semakin solid jelang fase krusial musim.
Ketajaman lini serang berpadu dengan pertahanan disiplin membuat mereka terlihat kembali pada standar juara.
Etihad Stadium juga kembali menjadi benteng kokoh. Manchester City tidak terkalahkan dalam 12 laga kandang kompetitif terakhir dengan catatan 10 kemenangan dan dua hasil imbang.
Bahkan dalam enam kemenangan terakhir di kandang, mereka mencetak agregat mencolok 22-2. Statistik ini menjadi peringatan keras bagi tim tamu.
Sementara itu, Newcastle sempat terlihat berada di ambang keterpurukan beberapa pekan lalu. Performa inkonsisten membuat ambisi mereka dipertanyakan.
Namun tiga kemenangan besar secara beruntun menghidupkan kembali kepercayaan diri skuad asuhan Eddie Howe.
Kemenangan atas Aston Villa di Piala FA menjadi titik balik. Tak berhenti di situ, Newcastle tampil luar biasa di Liga Champions dengan menghancurkan Qarabağ 6-1, bahkan mencetak lima gol hanya dalam satu babak pertama.
Ledakan performa tersebut menunjukkan bahwa The Magpies belum habis.
Menariknya, ketiga kemenangan terakhir Newcastle semuanya diraih di laga tandang. Itu berarti setengah dari total kemenangan tandang mereka musim ini datang dalam periode singkat tersebut.
Namun, menghadapi Manchester City di Etihad jelas menjadi ujian berbeda dibanding lawan-lawan sebelumnya.
Rekor Newcastle saat bertandang ke tim papan atas menjadi catatan yang mengkhawatirkan.
Mereka tidak pernah menang dalam 37 laga tandang terakhir melawan tim yang berada di posisi dua besar klasemen, sejak Desember 2001.
Rinciannya lima kali imbang dan 32 kekalahan. Statistik ini menggambarkan betapa sulitnya mereka bersaing di laga-laga sebesar ini.
Secara head to head, dominasi City semakin terasa. Newcastle belum pernah menang dalam 21 laga tandang Premier League melawan City.
Baca Juga: Tanggapi Plh Kapolres Bima Kota Pernah Tersangkut Narkoba, Humas Polri: Ini Sifatnya Pengganti
Bahkan mereka kalah dalam 16 kunjungan terakhir secara beruntun, enam di antaranya tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Dalam semifinal Carabao Cup musim ini pun, Newcastle kalah baik di kandang maupun tandang dari City.
Data statistik musim ini semakin memperkuat keunggulan tuan rumah. Manchester City mencetak 16 gol antara menit ke-31 hingga babak pertama usai, tertinggi di liga.
Mereka juga mencatat clean sheet babak pertama dalam 12 laga liga terakhir. Artinya, City sering memulai pertandingan dengan kontrol penuh dan jarang memberi kesempatan lawan berkembang di awal laga.
Di sisi lain, laga-laga Newcastle belakangan sering menghadirkan kejutan. Dalam empat dari enam pertandingan liga terakhir mereka, tim tamu justru memimpin saat turun minum.
Selain itu, Newcastle menjadi tim dengan jumlah sepak pojok terbanyak musim ini, mencapai 181. Ini menunjukkan gaya bermain agresif dan tekanan konstan ke area pertahanan lawan.
Pemain Kunci dan Line Up
Dari sisi individu, Phil Foden berada di ambang pencapaian istimewa. Keterlibatan gol berikutnya di Premier League akan menjadi yang ke-100 dalam kariernya, dengan catatan 68 gol dan 31 assist.
Meski begitu, rekornya melawan Newcastle tidak terlalu mencolok, hanya tiga kontribusi gol dalam 11 pertemuan.
Newcastle memiliki ancaman lewat Anthony Gordon. Enam gol terakhirnya tercipta sebelum turun minum, termasuk empat gol di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan.
Kecepatan dan ketajamannya di babak pertama bisa menjadi ancaman jika City lengah.
Dari sisi kebugaran, Manchester City masih memantau kondisi Jérémy Doku yang menjadi perhatian utama.
Sementara Newcastle harus kehilangan Bruno Guimarães dan Yoane Wissa yang masih menepi akibat cedera. Absennya Guimarães khususnya bisa berdampak besar pada keseimbangan lini tengah.
Prediksi Skor dan Pemain Terbaik
Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan momentum berbeda namun ambisi yang sama besar. City ingin menjaga tekanan terhadap Arsenal dan mempertahankan peluang juara tetap hidup.
Newcastle, di sisi lain, berusaha membuktikan bahwa kebangkitan mereka bukan sekadar momen sesaat.
Jika melihat rekor pertemuan dan konsistensi di kandang, Manchester City jelas lebih diunggulkan.
Namun performa eksplosif Newcastle belakangan memberi sinyal bahwa mereka mampu memberikan perlawanan berarti.
Prediksi skor Man City vs Newcastle adalah 2-1 untuk The Citizens. Dengan nama-nama seperti Semenyo, Foden hingga Haaland layak jadi kandidat pemain terbaik.
Man City (4-2-3-1)
Donnarumma; Nunes, Dias, Guehi, Ait-Nouri; Rodri, O'Reilly; Foden, Cherki, Semenyo; Haaland
Newcastle Utd (4-2-3-1)
Pope; Trippier, Thiaw, Burn, Hall; Willock, Tonali; Ramsey, Elanga, Gordon; Barnes
Laga ini kemungkinan besar akan ditentukan sejak babak pertama. City sering tampil dominan sejak awal, sementara Newcastle juga kerap mencetak gol cepat.
Siapa yang mampu mengontrol ritme di 45 menit pertama bisa mengarahkan jalannya pertandingan.
Dengan tekanan klasemen dan sejarah pertemuan yang berat sebelah, City tampak memiliki semua faktor pendukung untuk mengamankan tiga poin.
Namun sepak bola tidak selalu berjalan sesuai statistik. Newcastle tetap memiliki peluang jika mampu tampil disiplin dan memaksimalkan setiap kesempatan.
Duel ini bukan sekadar pertemuan rutin musim ini, melainkan bab penting dalam perebutan gelar.
Manchester City ingin menjaga asa juara tetap menyala, sementara Newcastle mencoba mengubah sejarah buruk mereka di Etihad. Sabtu ini akan menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim.***

