POJOKSATU.id - Galatasaray dan Juventus akan saling berhadapan pada leg pertama babak play-off Liga Champions di Istanbul, Rabu (18/02/2026) dini hari WIB.
Meski sama-sama mengoleksi tiga kemenangan di fase liga, kedua tim terpaut cukup jauh dalam klasemen akhir.
Galatasaray menutup fase tersebut di posisi ke-20, sementara Juventus berada di peringkat ke-13. Namun keduanya sama-sama harus melalui babak play off, berebut tiket 16 besar UCL musim ini.
Baca Juga: Metode Penetapan Awal Ramadhan, Begini Cara Kemenag Pastikan Akurasi dan Keseragaman
Kabar Tim dan Performa Terkini
Galatasaray berhasil melampaui fase liga UCL untuk pertama kalinya sejak musim 2013/2014.
Saat itu, langkah mereka langsung terhenti setelah disingkirkan Chelsea. Namun kali ini, wakil Turki tersebut datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi.
Walau menutup fase liga dengan kekalahan 0-2 dari Manchester City, Galatasaray bangkit dengan impresif.
Mereka mencatat empat kemenangan beruntun sepanjang Februari dengan torehan minimal tiga gol di setiap pertandingan.
Terbaru, mereka menghancurkan Eyupspor 5-1 dan semakin kokoh di puncak klasemen Liga Turki.
Baca Juga: Masjid Nabawi, Jejak Sejarah Hijrah hingga Kubah Hijau yang Ikonik di Madinah
Kondisi tersebut membuat Galatasaray bisa sepenuhnya fokus ke kompetisi Eropa.
Apalagi, rekor kandang mereka cukup solid. Dari 11 laga kandang terakhir di ajang Eropa, Galatasaray hanya sekali kalah, dengan catatan enam kemenangan dan empat hasil imbang.
Di sisi lain, Juventus kembali harus puas finis di zona play-off, sama seperti musim lalu. Kala itu, langkah mereka terhenti oleh PSV di babak yang sama. Kali ini, Juventus berharap hasil berbeda.
Menariknya, Juventus menutup fase liga dengan tiga laga tanpa kebobolan di Liga Champions.
Di bawah asuhan Luciano Spalletti, mereka juga belum terkalahkan di kompetisi ini dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Namun performa domestik mereka kurang meyakinkan. Kekalahan kontroversial 2-3 dari Inter akhir pekan lalu memperpanjang tren negatif Juventus yang hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Bahkan dalam dua laga tandang terakhir, mereka kebobolan tiga gol di masing-masing pertandingan.
Baca Juga: Untirta, Jejak Panjang Kampus Kebanggaan Banten dari Swasta hingga Jadi PTN Definitif
Rekor Pertemuan
Secara historis, Galatasaray memiliki catatan cukup baik saat menghadapi Juventus.
Dari enam pertemuan terakhir di Liga Champions, Galatasaray hanya sekali kalah, dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pertemuan terakhir terjadi pada 2013 di Istanbul, di mana Galatasaray menang tipis 1-0.
Selain itu, mereka juga belum pernah kalah saat menjamu tim Italia di kompetisi Eropa, dengan lima kemenangan dan tiga hasil imbang dari delapan laga kandang.
Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Cirebon Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara
Statistik ini tentu menjadi modal psikologis penting bagi tuan rumah.
Statistik Menarik
Sepanjang fase liga musim ini, pertandingan Galatasaray di Liga Champions hanya menghasilkan total 20 gol dari delapan laga, menjadi salah satu yang terendah di kompetisi.
Namun belakangan, produktivitas mereka meningkat tajam. Lima dari enam kemenangan terakhir Galatasaray diraih dengan selisih minimal dua gol.
Sebaliknya, lima dari enam laga terakhir Juventus di Liga Champions berakhir dengan total gol di bawah 2,5.
Meski demikian, empat gol tercipta dalam 30 menit pertama pada tiga laga tandang terakhir Juventus, menunjukkan potensi awal laga yang agresif.
Pemain Kunci dan Kondisi Skuad
Striker asal Argentina, Mauro Icardi, menjadi sorotan setelah mencetak hattrick akhir pekan lalu.
Baca Juga: Dari Bengkel ke Panggung Nasional: SMK Muhammadiyah Lemahabang Cetak Juara Olympicad VIII
Eks bomber Inter Milan itu telah mencetak delapan gol sepanjang kariernya saat menghadapi Juventus, jumlah yang hanya kalah dari torehan golnya melawan Fiorentina dan Sampdoria.
Dari kubu Juventus, Andrea Cambiaso tampil konsisten dengan kontribusi satu gol dan satu assist dalam dua laga terakhir. Menariknya, empat dari lima gol terakhirnya tercipta setelah menit ke-60.
Galatasaray hampir pasti tampil dengan kekuatan penuh. Sementara Juventus dipastikan tanpa Khéphren Thuram yang mengalami cedera.
Beberapa pemain lain juga diragukan tampil akibat masalah kebugaran dan sanksi.
Analisis Laga
Melihat performa terkini dan rekor kandang yang solid, Galatasaray memiliki peluang besar memanfaatkan leg pertama di Istanbul.
Dukungan publik tuan rumah serta catatan apik melawan tim Italia bisa menjadi faktor pembeda.
Juventus tentu tidak bisa diremehkan, terutama dengan rekor tak terkalahkan mereka di Liga Champions musim ini.
Namun inkonsistensi performa di kompetisi domestik dan pertahanan yang mulai rapuh di laga tandang bisa menjadi celah yang dimanfaatkan tuan rumah.
Leg pertama ini diprediksi berlangsung ketat, tetapi momentum saat ini tampaknya sedikit lebih berpihak kepada Galatasaray.
Pertandingan di Istanbul akan menjadi penentu awal siapa yang lebih siap melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini. Prediksi skor 2-1 untuk Galatasaray.***

