POJOKSATU.id - Giuseppe Meazza akan menjadi saksi pertarungan sengit dua kutub kekuatan Eropa saat Inter Milan menjamu Bayern Munchen dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB.
Dengan keunggulan agregat 2-1, Inter hanya perlu menghindari kekalahan untuk melaju ke semifinal.
Namun mereka harus sadar, melawan Bayern tak pernah sesederhana itu.
Inter datang ke laga ini dalam kondisi optimal, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara mental.
Baca Juga: Prediksi Skor Real Madrid vs Arsenal di Liga Champions: Tertinggal 0-3, Los Blancos Bisa Apa?
Kemenangan dramatis lewat gol telat Davide Frattesi di leg pertama membuktikan bahwa pasukan Simone Inzaghi bukan sekadar tangguh, tapi juga tahu kapan harus menusuk.
Itu adalah kemenangan pertama Inter atas Bayern di Allianz Arena sepanjang sejarah, dan momen itu terasa seperti penanda bahwa Nerazzurri kini siap menghadapi siapa pun.
Kemenangan tersebut juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter di kandang pada ajang Liga Champions menjadi 14 pertandingan.
Tifosi tentu berharap, atmosfer magis Meazza bisa kembali menjadi bahan bakar bagi Lautaro Martinez dan kolega untuk menuntaskan pekerjaan.
Sementara itu, Bayern datang ke Milan dengan beban berat di pundak.
Bukan hanya karena defisit agregat, tapi juga karena badai cedera yang membatasi pilihan Vincent Kompany.
Absennya pemain-pemain kunci seperti Musiala, Davies, dan Upamecano memaksa Bayern bergantung pada kedalaman skuad yang tak sepenuhnya teruji di panggung sekelas ini.
Di tengah tekanan, Kompany tetap menolak menyerah.
Namun, catatan satu kemenangan dari lima laga terakhir menunjukkan bahwa karakter tersebut tengah goyah.
Hasil imbang tanpa gol melawan Dortmund di Bundesliga akhir pekan lalu memperkuat kesan bahwa mesin Bayern sedang tersendat.
Pertarungan ini akan menjadi ujian kecermatan bagi kedua pelatih.
Inter punya kemewahan untuk bermain lebih sabar dan menunggu Bayern membuka ruang.
Baca Juga: Pemerintah Bantah Isu Rusia Gunakan Pangkalan Militer di Papua, DPR Tegaskan Langgar Konstitusi
Dengan sistem tiga bek yang solid serta sayap aktif seperti Dimarco dan Darmian, Inter bisa dengan cepat bertransisi dari bertahan ke menyerang.
Di sisi lain, Bayern wajib mencetak gol.
Artinya, mereka harus tampil menekan sejak awal.
Ini bisa jadi bumerang jika lini belakang mereka tak cukup disiplin menahan serangan balik Inter yang mematikan.
Di atas kertas, Inter lebih siap, baik dari segi momentum, kestabilan tim, maupun dukungan publik tuan rumah.
Baca Juga: Diduga Tak Dibayar Yayasan, Mitra Dapur MBG Kalibata Lapor Polisi, Rugi Hampir Rp1 Miliar
Namun Bayern tetaplah Bayern adalah tim berpengalaman dengan sejarah panjang comeback dramatis di Eropa.
Meski begitu, Inter tampak terlalu disiplin untuk dibiarkan lengah dua kali.
Dengan keunggulan agregat dan mentalitas yang sedang membuncah, peluang mereka ke semifinal sangat terbuka.
Laman Who Scored memprediksi duel Inter Milan vs Bayern Munchen akan berakhir imbang dengan skor 1-1 yang akan membuat Inter Inter lolos dengan agregat 3-2.
Baca Juga: Bisakah Jam Tangan Pintar Meningkatkan Pemantauan Kesehatan Anda?
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Pavard, Acerbi, Bastoni; Darmian, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Lautaro Martinez, Thuram.
Pelatih: Simone Inzaghi
Bayern Munchen (4-2-3-1): Urbig; Laimer, Dier, Kim, Stanisic; Kimmich, Goretzka; Olise, Guerreiro, Sane; Kane.
Pelatih: Vincent Kompany
***
