POJOKSATU.id - Signal Iduna Park akan menjadi panggung duel antara harapan dan kenyataan ketika Borussia Dortmund menjamu Barcelona pada leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025, Rabu (16/4/2025) pukul 02.00 WIB.

Di atas kertas, laga ini seperti formalitas untuk Blaugrana yang sudah unggul agregat 4-0.

Namun, sepak bola tak pernah kehabisan kejutan, meski kemungkinan keajaiban hanya sebesar celah sempit di dinding baja.

Barcelona tampil menakjubkan pada leg pertama di Camp Nou.

Baca Juga: Aston Villa vs PSG, Prediksi Line-Up, TAKTIK Unai Emery, dan Peluang Comeback di Villa Park, Gunakan Strategi OFFSIDE TRAP

Tim asuhan Hansi Flick mencabik-cabik pertahanan Dortmund lewat permainan ofensif yang cair dan efisien.

Duet maut Robert Lewandowski dan Raphinha disokong si bocah ajaib Lamine Yamal mengobrak-abrik lini belakang Die Borussen.

Kombinasi ini menghidupkan kembali aura trio legendaris MSN yang pernah membuat lawan bertekuk lutut di Eropa.

Kini, dengan modal empat gol tanpa balas, Barcelona hanya perlu bermain cerdas dan disiplin di Dortmund. Statistik mendukung mereka sepenuhnya. 

Baca Juga: OPERATOR GTK Pusat Akhirnya Bicara Soal 'Kapan Pencairan TPG' akan Dilakukan, Begini Lho Katanya!

im Catalan belum pernah kalah sepanjang tahun 2025 dan mencatat 16 laga tandang terakhir tanpa kekalahan.

Sembilan di antaranya mereka menangi secara beruntun.

Namun, tuan rumah bukan tanpa asa.

Dortmund punya sejarah panjang dalam menciptakan atmosfer mencekam di kandang.

Meski performa mereka di Signal Iduna Park musim ini inkonsisten (hanya tiga kemenangan dari 12 laga kandang terakhir) mereka tetap memiliki amunisi untuk memberi perlawanan.

Baca Juga: 92 Kg Sabu Gagal Diselundupkan Lewat Laut Aceh, Ini Taktik Tim Gabungan yang Bikin Pelaku Tak Berkutik

Nama-nama seperti Karim Adeyemi, Julian Brandt, dan Serhou Guirassy bisa saja menyalakan semangat kebangkitan, meskipun hasil akhir kemungkinan besar tidak berpihak pada mereka.

Niko Kovac harus berpikir realistis.

Kehilangan Marcel Sabitzer dan Nico Schlotterbeck adalah pukulan yang signifikan.

Namun, kembalinya Pascal Gross akan memberi stabilitas di lini tengah.

Skema 4-2-3-1 kemungkinan besar akan digunakan lagi demi menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Baca Juga: Pertemuan BNN dan Menteri HAM, Dari Masalah HAM dan Pembahasan Legalisasi Ganja

Di sisi lain, Barcelona tetap tampil solid meskipun Alejandro Balde absen karena cedera.

Gerard Martin siap mengambil alih posisi bek kiri, sementara trio lini tengah Pedri, De Jong, dan Lopez diyakini akan kembali mendominasi permainan dengan kombinasi teknik dan visi mumpuni.

Robert Lewandowski, yang sudah mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya di leg pertama, punya motivasi tersendiri untuk melanjutkan dominasi.

Sementara Raphinha dan Yamal masih haus kontribusi, membawa semangat muda dan ancaman konstan di kedua sisi sayap.

Baca Juga: MENEMBUS BATAS, Pesepak Bola Cantik Andalan Timnas Putri Indonesia Sabreena Dressler Berkarir di NPLW Australia bersama Subiaco AFC

Dengan semua variabel yang ada seperti kualitas tim, kondisi mental, hingga situasi agregat, Barcelona hampir pasti melaju ke semifinal.

Dortmund bisa saja mencetak gol hiburan, namun defisit terlalu dalam untuk dijangkau.

Laman Who Scored memprediksi Barcelona akan memetik kemenangan di kandang Borussia Dortmund dengan skor 1-2 dan lolos dengan agregat 1-6.

Perkiraan Susunan Pemain:

Borussia Dortmund (4-2-3-1): Kobel; Ryerson, Can, Anton, Bensebaini; Gross, Nmecha; Gittens, Brandt, Adeyemi; Guirassy.

Pelatih: Niko Kovac

Barcelona (4-2-3-1): Szczesny; Kounde, Araujo, Cubarsi, Martin; Pedri, De Jong; Yamal, Lopez, Raphinha; Lewandowski.

Pelatih: Hansi Flick

***