POJOKSATU.id - Tottenham Hotspur akan bertandang ke markas Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion pada Jumat (9/5/2025) pukul 02.00 WIB dalam leg kedua semifinal Liga Europa 2024/2025.

Mengantongi keunggulan agregat 3-1 dari leg pertama, Spurs datang dengan kepercayaan diri, namun bukan tanpa ancaman dari sang tuan rumah yang dikenal garang di kandang.

Laga ini bukan sekadar penentuan tiket ke final, melainkan juga pertaruhan mental dan konsistensi kedua tim.

Tottenham, yang masih mengejar satu-satunya peluang realistis untuk bermain di Liga Champions musim depan, dituntut bermain cermat dan tak terbawa suasana dingin dan tekanan publik Norwegia.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Athletic Bilbao di Liga Europa: Tim Tamu Perlu Keajaiban di Old Trafford

Gol cepat Brennan Johnson di leg pertama disusul James Maddison dan Dominic Solanke memberi keunggulan aman bagi tim asuhan Ange Postecoglou.

Namun, gol balasan Ulrik Saltnes di menit akhir memberi napas bagi Glimt untuk bermimpi akan comeback sensasional.

Meski unggul di atas kertas, Tottenham tak bisa berleha-leha.

Rekor tandang mereka di semua ajang musim ini masih menyisakan kekhawatiran yakni hanya dua kemenangan dari 10 laga terakhir.

Baca Juga: WJES 2025 Resmi Bergulir, Dorong Transformasi Ekonomi Jawa Barat yang Inklusif dan Berkelanjutan

Catatan itu semakin berat jika melihat mereka tak pernah menang dua kali beruntun di laga tandang Eropa sejak satu dekade lalu.

Kondisi skuad juga belum ideal.

James Maddison absen karena cedera lutut, sementara Solanke dan Son Heung-min masih berpacu dengan waktu untuk pulih.

Tanpa kreativitas Maddison, lini tengah Spurs berpotensi pincang jika Bodo/Glimt berhasil menekan sejak awal.

Baca Juga: M Rizky Dorong Pemerataan Akses Pendidikan Lewat Sosialisasi Perda di Leuwisadeng

Di kubu tuan rumah, keyakinan tetap tinggi. Bermain di Aspmyra Stadion yang bersalju dan bersuhu rendah selalu memberi keuntungan tersendiri bagi Bodo/Glimt.

Mereka telah memenangkan lima laga kandang terakhir di Liga Europa dengan total 15 gol, termasuk kemenangan krusial atas Lazio di babak sebelumnya.

Kembalinya Patrick Berg dan Hakon Evjen dari cedera jadi kabar baik bagi pelatih Kjetil Knutsen.

Ia menekankan pentingnya keberanian dan permainan ofensif untuk menekan Tottenham sejak menit awal.

Baca Juga: Volume Angkutan KA Parcel Daop 2 Bandung Naik 7 Persen pada Awal 2025, Jadi Solusi Logistik Bebas Macet

Dengan agregat 3-1, skenario pertandingan kemungkinan akan diwarnai tekanan tinggi dari tuan rumah sejak menit awal.

Tottenham akan cenderung bermain lebih sabar, menunggu celah untuk melakukan serangan balik melalui kecepatan Johnson atau efektivitas Richarlison.

Namun, rapuhnya lini belakang Spurs yang hanya mencatat satu clean sheet dari 15 laga terakhir di semua kompetisi membuka kemungkinan bagi Glimt untuk menciptakan tekanan berulang.

Jika tuan rumah berhasil mencetak gol awal, tekanan psikologis bisa segera berpindah ke tim tamu.

Baca Juga: UPDATE JADWAL Penting PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Tahap 1, Jangan Sampai Ada yang Tertinggal!

Glimt berpotensi memberi perlawanan sengit, namun kualitas dan pengalaman Spurs diyakini akan cukup untuk meredam kejutan.

Tiket final kemungkinan besar tetap akan jatuh ke tangan klub London Utara ini.

Laman Who Scored memprediksi duel Bodo/Glimt vs Tottenham akan berakhir imbang 2-2, namun Tottenham tetap lolos ke final dengan keunggulan Agregat 5-3.

Baca Juga: Serba Branded dan Bermanfaat, Intip Isi Hampers Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier

Perkiraan Susunan Pemain

Bodo Glimt (4-3-3): Haikin; Sjovold, Nielsen, Gundersen, Bjork; Evjen, Berg, Saltnes; Maatta, Hogh, Blomberg.

Pelatih: Kjetil Knutsen.

Tottenham (4-3-3): Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Udogie; Sarr, Bentancur, Kulusevski; Johnson, Solanke, Tel.

Pelatih: Ange Postecoglou.

***