POJOKSATU.id - Stadio Olimpico bersiap menjadi saksi duel bergengsi antara dua tim dengan motivasi tinggi, AC Milan dan Bologna, pada laga final Coppa Italia 2024/2025 yang akan digelar Kamis (15/5/2025) pukul 02.00 WIB.

Ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan pertarungan dua ambisi yang telah lama terpendam.

Milan datang ke final ini dengan harapan besar untuk mengakhiri penantian gelar Coppa Italia selama 22 tahun.

Sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2003, Rossoneri kerap terhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Masih Transisi Proses Hybrid, SPMB 2025 untuk SD Negeri di Tangsel Dipastikan Segera Dibuka Online Tahun Ini, Aplikasi Sedang Diuji Coba

Kini, di bawah asuhan Sergio Conceicao, mereka menemukan kembali konsistensi yang selama ini dirindukan.

Di sisi lain, Bologna membawa semangat sejarah.

Klub asal Emilia-Romagna ini terakhir meraih gelar Coppa Italia pada 1974, dan kini, lima dekade berselang, mereka kembali menginjakkan kaki di final.

Momentum ini tak hanya bermakna bagi klub, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan sebuah tradisi lama yang tertidur.

Baca Juga: Mau Jadi Atlet? Sekolah Ini Buka Pendaftaran Kelas Khusus Olahraga, Seleksi Dibuka hingga 23 Mei 2025, Simak Info Lengkap Ini

Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Bologna akhir pekan lalu di Serie A menjadi modal positif bagi Milan.

Meski laga itu digelar dalam atmosfer yang berbeda, hasil tersebut memperlihatkan superioritas teknik dan kedalaman skuad yang dimiliki Rossoneri.

Formasi tiga bek yang kini diadopsi Milan terbukti efektif.

Duet sayap Theo Hernandez dan Jimenez tampil eksplosif, sementara Christian Pulisic dan Rafael Leao mulai menunjukkan sinergi tajam di lini depan.

Baca Juga: Pemeriksaan Kanker Serviks dan Payudara Gratis Digelar untuk Ibu Penerima PKH di Bandung

Santiago Gimenez, dengan peran supersub, menjadi opsi berbahaya yang bisa mengubah jalannya laga kapan saja.

Namun Bologna tak bisa dipandang sebelah mata.

Di bawah komando Vincenzo Italiano, mereka tampil solid sepanjang turnamen.

Keberhasilan menyingkirkan Atalanta dan Monza menjadi bukti ketangguhan Rossoblu.

Kombinasi pemain muda dan senior menciptakan keseimbangan yang kuat, dengan Thijs Dallinga menjadi ancaman utama di lini depan.

Baca Juga: Pendataan Dimulai 19 Mei, Ini Aturan SPMB Jalur Domisili Kota Bandung 2025 untuk SD dan SMP, Jadwal Lengkap di Sini!

Jelang laga, Milan mendapatkan kabar baik dengan kembalinya Youssouf Fofana dan Rafael Leao.

Kehadiran mereka memberi tambahan energi di sektor tengah dan serangan.

Fikayo Tomori yang sempat diragukan tampil, kini dilaporkan sudah siap merumput di jantung pertahanan.

Bologna juga dalam kondisi relatif prima, meski harus kehilangan Santiago Castro yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga: Mengupas Habis Penampilan Fajar Noor dan Shabrina Leanor di Grand Final Idol 2025

Namun, Italiano masih punya opsi berbahaya seperti Riccardo Orsolini dan Jens Odgaard untuk mengisi lini serang.

Kedua tim dikenal sebagai spesialis comeback.

Statistik musim ini menunjukkan Milan mengamankan 22 poin dari posisi tertinggal, sementara Bologna mengumpulkan 18 poin dengan cara serupa.

Artinya, siapa pun yang tertinggal lebih dulu, bukan berarti kalah lebih cepat.

Baca Juga: Anggota DPR Dukung TNI Jaga Kantor Kejaksaan di Indonesia, Ternyata Ada Perjanjian Kerjasama Mereka

Atmosfer final tentu menghadirkan tekanan berbeda.

Dalam duel yang kemungkinan berlangsung ketat, faktor pengalaman dan kedalaman skuad bisa jadi penentu.

Milan, dengan tradisi juara dan lini tengah yang lebih solid, tampak sedikit lebih unggul di atas kertas.

Namun Bologna datang dengan determinasi tinggi.

Tekanan publik justru bisa menjadi bahan bakar motivasi untuk menulis sejarah baru.

Baca Juga: Bandung Siap Gelar Pawai Kemenangan Persib, Start dari Balai Kota hingga Gedung Sate

Jika tidak ada kejutan besar, Milan diprediksi mampu mengatasi perlawanan sengit Bologna dalam waktu normal.

Tapi jangan kaget jika laga harus ditentukan lewat drama perpanjangan waktu atau adu penalti.

Laman Who Scored memprediksi AC Milan akan memenangkan pertandingan atas Bologna dengan skor tipis 2-1.

Perkiraan Susunan Pemain

AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Jimenez, Youssouf Fofana, Tijjani Reijnders, Theo Hernandez; Christian Pulisic, Rafael Leao; Luka Jovic.

Pelatih: Sergio Conceicao

Bologna (4-2-3-1): Lukasz Skorupski; Lorenzo De Silvestri, Sam Beukema, Jhon Lucumi, Juan Miranda; Remo Freuler, Lewis Ferguson; Riccardo Orsolini, Jens Odgaard, Nicolas Dominguez; Thijs Dallinga.

Pelatih: Vincenzo Italiano

***