POJOKSATU.id - Setelah menutup fase liga dengan cara yang luar biasa, Benfica asuhan Jose Mourinho kini bersiap menjamu mantan klub sang pelatih, Real Madrid, dalam leg pertama play off Liga Champions.
Pertemuan Benfica vs Real Madrid pada Rabu (18/02/2026) pukul 03.00 WIB ini bukan sekadar laga dua leg biasa.
Ada cerita dramatis, gengsi, dan sejarah panjang yang ikut membumbui duel di Estadio da Luz (Lisbon).
Kabar Tim dan Performa Terkini
Kelolosan Benfica ke fase gugur terasa seperti keajaiban. Pada matchday kedelapan fase liga, mereka membutuhkan momen istimewa untuk mengamankan tiket.
Gol di menit ke-98 dari kiper Anatoliy Trubin saat menghadapi Real Madrid menjadi penentu. Ia menjadi kiper kelima dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol.
Gol tersebut memastikan Benfica melangkah ke fase gugur untuk keempat kalinya dalam lima musim terakhir. Catatan ini menegaskan konsistensi mereka di level Eropa.
Dalam duel dua leg kompetisi Eropa, Benfica juga cukup tangguh. Mereka memenangi delapan dari 11 pertandingan dua leg terakhir.
Di kandang sendiri, empat kemenangan dari enam laga terakhir Liga Champions menjadi bukti bahwa Estadio da Luz bukan tempat yang mudah ditaklukkan.
Baca Juga: Metode Penetapan Awal Ramadhan, Begini Cara Kemenag Pastikan Akurasi dan Keseragaman
Namun menghadapi Real Madrid jelas tantangan berbeda.
Berbicara soal pengalaman, Madrid adalah raja Eropa dengan 15 gelar Liga Champions.
Ini menjadi partisipasi ke-29 secara beruntun mereka di fase gugur. Dalam 12 duel dua leg terakhir di Liga Champions, Los Blancos memenangi sepuluh di antaranya.
Meski begitu, ada sedikit tanda tanya. Kekalahan dari Benfica bulan lalu menjadi satu-satunya kekalahan mereka dalam sepuluh laga terakhir kontra klub Portugal di Liga Champions.
Bahkan dalam 11 laga terakhir di kompetisi ini, Madrid sudah menelan enam kekalahan di waktu normal.
Tiga kemenangan sebelum dan sesudah kekalahan tersebut memang menunjukkan konsistensi, tetapi aura dominan mereka di Eropa tampak sedikit tergerus.
Rekor Pertemuan
Benfica punya catatan mengejutkan saat menghadapi Madrid. Mereka memenangi tiga dari empat pertemuan terakhir, termasuk kemenangan dramatis bulan lalu.
Baca Juga: Masjid Nabawi, Jejak Sejarah Hijrah hingga Kubah Hijau yang Ikonik di Madinah
Namun secara historis melawan klub Spanyol, Benfica tidak terlalu superior. Dari 26 laga melawan tim La Liga, mereka hanya mencatat empat kemenangan, delapan imbang, dan 14 kekalahan.
Di sisi lain, Madrid hanya sekali kalah dalam sepuluh pertemuan terakhir melawan klub Portugal di Liga Champions.
Statistik Menarik
Musim ini, hanya dua dari delapan pertandingan Liga Champions Benfica yang memperlihatkan kedua tim sama-sama mencetak gol.
Namun empat dari lima laga kandang terakhir Benfica menghasilkan lebih dari 3,5 gol. Artinya, potensi laga terbuka cukup besar.
Baca Juga: Untirta, Jejak Panjang Kampus Kebanggaan Banten dari Swasta hingga Jadi PTN Definitif
Dari kubu Madrid, delapan dari 11 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi menyajikan kedua tim mencetak gol. Menariknya lagi, Madrid mencetak tepat dua gol dalam delapan dari sepuluh laga terakhir.
Statistik ini memberi gambaran bahwa duel berpotensi berlangsung seimbang dan penuh perhitungan.
Pemain Kunci dan Daftar Absen
Andreas Schjelderup menjadi momok bagi Madrid bulan lalu setelah mencetak dua gol. Empat dari lima gol terakhirnya tercipta di kandang, menjadikannya ancaman serius.
Sementara itu, Kylian Mbappe tampil luar biasa musim ini. Ia telah mencetak dua gol atau lebih dalam lima dari tujuh penampilannya di Liga Champions musim ini, sekaligus menjadi top skor kompetisi.
Benfica tidak memiliki masalah cedera baru yang signifikan. Sebaliknya, Madrid harus kehilangan beberapa pemain penting, termasuk Jude Bellingham dan Rodrygo yang masuk daftar absen.
Absennya dua pemain kunci ini tentu memengaruhi kreativitas dan daya dobrak Los Blancos.
Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Cirebon Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara
Prediksi Pertandingan
Kedua tim memahami betul betapa pentingnya leg pertama ini.
Dengan format dua leg, hasil imbang di babak pertama bukan hal yang mustahil, mengingat kedua pelatih kemungkinan besar akan bermain hati-hati.
Benfica punya modal psikologis usai kemenangan dramatis sebelumnya. Ditambah lagi, Mourinho tentu memiliki motivasi ekstra menghadapi mantan klubnya.
Namun pengalaman Real Madrid di fase gugur Liga Champions sulit diabaikan. Mental juara dan kemampuan mereka mengelola tekanan sering kali menjadi pembeda.
Baca Juga: Skema Fully Funded Pensiun ASN Segera Berlaku? Ini Risiko dan Dampaknya bagi PNS
Laga ini diprediksi berjalan ketat, penuh taktik, dan bisa saja ditentukan oleh satu momen krusial, seperti yang terjadi pada pertemuan sebelumnya.
Leg pertama di Lisbon akan menjadi awal penentuan, apakah Benfica mampu kembali membuat kejutan, atau Real Madrid menunjukkan mengapa mereka masih menjadi penguasa Eropa.
Prediksi skor Benfica vs Real Madrid ala redaksi Pojoksatu.id, laga ini mungkin akan berakhir imbang 1-1 atau 2-2.***

