POJOKSATU.ID - Athletic Club Bilbao berada di ujung tanduk jelang laga ketiga Liga Champions UEFA (UCL) 2025/26.

Dua kekalahan beruntun di fase liga membuat tim asal Basque ini terperosok ke dasar klasemen.

Sehingga duel melawan wakil Azerbaijan, Qarabag FK, Rabu malam WIB (22/10/2025) kini menjadi laga hidup-mati yang harus dimenangkan jika mereka ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

Sementara itu, Qarabag justru tampil mengejutkan di Liga Champions awal musim ini.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Juventus: Hasil Pertandingan, Fakta Menarik Hingga Daftar Pemain Absen

Klub berjuluk The Horsemen tersebut sukses memetik dua kemenangan beruntun, menempatkan mereka di papan atas klasemen dan menjadi salah satu kejutan terbesar di awal kompetisi UCL 2025.

Athletic Bilbao dalam Tekanan Berat

Athletic datang ke laga ini dalam performa yang kurang meyakinkan. Hasil imbang tanpa gol melawan Elche di La Liga akhir pekan lalu memperpanjang tren buruk mereka.

Hanya satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi (D2, L5).

Dalam dua laga pertama UCL musim ini, mereka belum mengoleksi satu pun poin.

Baca Juga: Rincian Jumlah Uang Hadiah yang Didapat 15 Pemain Indonesia dari Denmark Open 2025, Jojo Paling Banyak

Kekalahan 0–2 di kandang dari Arsenal pada laga pembuka menjadi catatan pahit karena itu adalah kekalahan kandang kedua beruntun mereka di kompetisi Eropa.

Namun, sejarah berpihak sedikit kepada Bilbao: dalam 96 laga kandang di ajang Eropa, mereka tidak pernah kalah tiga kali beruntun.

Menjaga rekor itu tentu menjadi motivasi besar bagi skuad asuhan Ernesto Valverde.

Valverde menyadari bahwa kekompakan tim sedang diuji. “Kami punya kualitas, tapi kehilangan momentum. Ini laga penting untuk mengembalikan mental dan menunjukkan karakter Bilbao,” ujarnya dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Qarabag Si Kuda Hitam

Di sisi lain, Qarabag datang ke San Mames dalam semangat tinggi. Dua kemenangan di awal fase liga membuat mereka jadi tim kejutan UCL musim ini.

Catatan impresif itu memperpanjang enam kemenangan beruntun mereka di semua ajang, termasuk tiga kemenangan tandang di kompetisi Eropa.

Baca Juga: Juara Denmark Open 2025, Ayunan Raket Jonatan Christie Sebulan Terakhir Hasilkan Rp1,5 Miliar

Pencapaian Qarabag di Liga Champions 2025/26 begitu luar biasa, mengingat sebelumnya mereka belum pernah menang di babak utama UCL sepanjang sejarah klub.

Kini, mereka sudah mencatat tujuh kemenangan dari delapan laga sejak babak kualifikasi, hanya sekali kalah, dan mulai dipercaya sebagai “kuda hitam” yang siap mengganggu dominasi tim besar.

Pelatih Gurban Gurbanov menyebut performa timnya bukan kebetulan.

“Kami sudah bekerja keras sejak Juli. Para pemain menikmati permainan mereka. Tapi kami tetap realistis — Athletic di kandang sendiri selalu berbahaya,” ujarnya.

Baca Juga: Runner Up Denmark Open 2025, Ganda Putra Indonesia FiFa Kebagian Hadiah Setengah Miliar Rupiah Lebih

Rekor Pertemuan dan Statistik

Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Athletic Bilbao dan Qarabag dalam sejarah.

Meski baru pertama kali bertemu, keduanya memiliki sejarah menarik melawan tim dari negara masing-masing:

1. Athletic belum pernah kalah melawan klub asal Azerbaijan (M1, S1).

2. Qarabağ belum pernah menang melawan tim asal Spanyol dalam **lima pertemuan sebelumnya (S2, K3).

3. Secara keseluruhan, Bilbao punya rekor yang kurang impresif di Liga Champions: hanya tiga kemenangan dari 14 pertandingan di fase utama (S4, K7).

4. Selain itu, empat dari lima laga kandang terakhir Bilbao di semua ajang berakhir dengan kurang dari 2,5 gol, menggambarkan lemahnya efektivitas lini depan mereka.

5. Sebaliknya, Qarabağ tampil solid di lini pertahanan. Dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, hanya satu kali laga mereka berakhir dengan kedua tim sama-sama mencetak gol.

6. Lebih mengejutkan lagi, Qarabag menang di tujuh laga tandang beruntun musim ini, meski hanya empat kali mencetak gol pembuka.

Baca Juga: FiFa Gagal Juara Denmark Open 2025, Takluk dari Jagoan Jepang

Performa Pemain Kunci

Untuk Bilbao, harapan gol bertumpu pada Gorka Guruzeta — satu-satunya pemain yang sejauh ini mencetak gol untuk klub di Liga Champions.

Golnya melawan Dortmund menunjukkan ketajamannya di babak kedua: enam dari tujuh gol terakhirnya datang setelah jeda babak pertama.

Di kubu lawan, perhatian tertuju pada Emmanuel Addai, striker muda Qarabag asal Ghana yang sedang on fire.

Ia mencetak gol ke gawang Copenhagen pada matchday kedua dan kini telah mencetak gol dalam empat laga beruntun, semuanya menjadi gol terakhir dalam pertandingan.

Baca Juga: Persija Jakarta Raih Poin Sempurna Usai Tekuk Persebaya Surabaya Di Hadapan Pendukungnya

Performa Addai yang tajam di menit-menit akhir membuatnya jadi ancaman utama bagi lini pertahanan Bilbao yang kerap kehilangan fokus di babak kedua.

Kondisi Skuad dan Pemain Cedera

Pelatih Ernesto Valverde bisa sedikit lega karena tidak ada tambahan cedera baru dalam skuadnya.

Namun, Bilbao tetap kehilangan beberapa pemain penting seperti Yeray Alvarez (doping), Benat Prados Díaz (cedera lutut), dan Unai Egiluz.

Sementara itu, pelatih Gurban Gurbanov dari Qarabag mendapat kabar baik setelah Marko Jankovic pulih dan kembali berlatih akhir pekan lalu.

Dengan skuad relatif lengkap, Gurbanov diprediksi tetap menurunkan formasi ofensif 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan sayap Leandro Andrade dan Zoubir.

Prediksi Susunan Pemain

Athletic Bilbao (4-2-3-1)
Simon; Areso, Vivian, Laporte, Berchiche; Ruiz de Galarreta, Jauregizar; Williams, Sancet, Williams; Guruzeta.

Qarabag (4-3-3)
Kochalski; Matheus Silva, Mustafazada, Medina, Cafarquliyev; Kady Borges, Pedro Bicalho, Leandro Andrade; Kashchuk, Duran, Zoubir.

Analisis dan Prediksi Skor

Secara kualitas individu dan pengalaman di Eropa, Athletic Bilbao jelas lebih unggul.

Terutama bermain di depan publik San Mames yang terkenal bising dan penuh tekanan bagi lawan.

Baca Juga: Indonesia Tantang Brasil di Piala Dunia 2025, Ini Jadwal Lengkap Timnas U17

Namun, statistik terkini menunjukkan Qarabag lebih stabil dan efisien dalam menyelesaikan peluang.

Qarabag memang bukan tim dengan nama besar, tapi konsistensi mereka di awal musim ini membuat banyak pengamat menilai mereka bisa mencuri poin di Bilbao.

Dengan performa lini depan Athletic yang tumpul (rata-rata hanya mencetak 0,8 gol per laga dalam delapan pertandingan terakhir), potensi hasil imbang cukup besar.

Namun, Bilbao tetap punya faktor mental di kandang. Dalam situasi “wajib menang”, tim Basque ini diyakini akan bermain lebih menyerang sejak menit awal.

Menurut data Opta berdasarkan performa tim, peluang kemenangan Athletic Bilbao berada di kisaran 55 persen, sedangkan Qarabag 25 persen, dan hasil imbang 20 persen.

Namun, mengingat performa impresif Qarabag di laga tandang musim ini (menang 7 dari 7 pertandingan), laga ini bisa berakhir lebih ketat dari perkiraan.

Prediksi Skor: Athletic Bilbao 1 – 1 Qarabag

Apapun hasilnya, laga ini akan menjadi ujian nyata antara tradisi dan kejutan, antara tim bersejarah melawan tim yang sedang menulis sejarah baru di panggung Eropa.***