POJOKSATU.id — Cristiano Ronaldo dipastikan batal mengunjungi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meski sebelumnya santer diberitakan akan menghadiri acara sosial yang diadakan oleh Yayasan Graha Kasih Indonesia (YGKI).
Direktur YGKI, Dr. Susy Maria Katipana, menyatakan bahwa batalnya kunjungan Ronaldo disebabkan oleh jadwal pertandingannya di Liga Arab yang tidak dapat ditinggalkan.
"Pokoknya, semua acara yang dikeluarkan tidak berubah. Hanya kedatangan Cristiano Ronaldo yang dihitung 26 jam dari sekarang baru tiba di Jakarta," ujarnya, Selasa (18/2/2025).
Menurut informasi yang diperoleh, setelah menyelesaikan pertandingan di Liga Arab, Ronaldo akan terlebih dahulu bertolak ke Los Angeles sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
"Setelah pertandingan di sana, baru ke Los Angeles. Rombongannya di sana baru berangkat ke Jakarta," tambahnya.
Polda NTT Belum Terima Surat Resmi
Sementara itu, Polda NTT menyatakan belum menerima surat resmi terkait kunjungan Cristiano Ronaldo.
"Hingga saat ini, Polda NTT baru sebatas diundang oleh Pemerintah Provinsi NTT untuk membahas rencana kunjungan tersebut," kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Sementara itu, pihak Kementerian Keuangan RI juga membantah adanya agenda makan malam antara Sri Mulyani dan Cristiano Ronaldo.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan RI, Deni Surjantoro, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
TNI AU Cari Tahu
"Sehubungan dengan beredarnya kabar mengenai rencana pertemuan Menteri Keuangan dengan Cristiano Ronaldo, dengan ini disampaikan bahwa kabar tersebut tidak benar.
Menteri Keuangan maupun Kementerian Keuangan tidak pernah merencanakan, mengundang, mengagendakan, atau menjadwalkan pertemuan itu," ujar Deni dalam pernyataan resminya.
TNI AU berupaya mendapatkan kepastian mengenai jadwal kedatangan Cristiano Ronaldo, termasuk kepastian mengenai penggunaan terminal umum atau fasilitas VIP di Bandara El Tari Kupang.
Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan massa yang ingin menyambutnya.
Jika Ronaldo batal datang, pihak berwenang juga perlu menyiapkan strategi guna menghindari potensi kekecewaan masyarakat.
Sementara itu, Polda NTT turut merespons berbagai informasi yang beredar terkait kedatangan sang megabintang di Kupang.
"Hingga saat ini, Polda NTT baru sebatas diundang oleh Pemerintah Provinsi NTT untuk membahas rencana kunjungan tersebut," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Ia memastikan bahwa hingga saat ini belum ada surat resmi dari pihak yang mengundang mantan bintang Real Madrid tersebut.
"Polda NTT belum menerima surat resmi terkait kegiatan Cristiano Ronaldo di wilayah NTT," katanya.
Namun, apabila kunjungan tersebut benar-benar terwujud, pihaknya siap mengamankan seluruh rangkaian acara sesuai prosedur yang berlaku. ***

