Jika Kroasia Juara Piala Dunia 2018, Ivan Rakitic Janji Tato Wajahnya

ivan rakitic, berita transfer pemain
Gelandang Timnas Kroasia dan Barcelona - Ivan Rakitic.

POJOKSATU.id, MOSKOW –Kroasia bersiap melakoni partai puncak Piala Dunia 2018 menghadapi Prancis di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7/2018) malam WIB.


Momen nanti tentu akan menjadi momen paling bersejarah untuk Kroasia yang berpeluang menjuarai turnamen paling bergengsi sejagat untuk pertama kalinya itu.

Oleh karena itu, para pemain Kroasia sangat tidak sabar menyambut laga nanti, tak terkecuali dengan gelandang Ivan Rakitic.


Penggawa Barcelona itu bahkan berjanji akan mentato dahinya jika timnya mampu menjuarai Piala Dunia edisi ke-21 itu.

“Saya akan mendapatkan tato dahi jika Kroasia memenangkan Piala Dunia,” kata Rakitic seperti dikutip dari Diario AS.

Rakitic yakin, sang pelatih, Zlatko Dalic akan membuat sejarah mengantarkan Kroasia juara dengan taktik dan strateginya yang sejauh ini ampuh diterapkan.

Rakitic sendiri dalam turnamen itu telah menjadi salah satu pemain pilihan sang pelatih bersama dengan mitranya di lini tengah, Luka Modric.

Dan Rakitic menyarankan dia akan menandai keberhasilan Kroasia dengan cara khusus jika timnya mengalahkan Prancis.

Namun begitu, Rakitic dengan nada bercanda akan meminta ijin istrinya jika ia ternyata harus memenuhi janjinya tersebut.

“Ada banyak ruang di sana, seperti yang Anda lihat! Tapi pertama-tama saya harus bertanya kepada istri saya,” ucapnya.

Ditanya soal prediksi hasil final nanti yang lebih contoh memilih Prancis, Rakitic tidak peduli. Ia dan koleganya tidak akan terpengaruh dengan ekspektasi-ekspektasi tersebut.

“Akan ada kelebihan energi, jangan khawatir tentang itu. Ini adalah pertandingan bersejarah, bukan hanya bagi kami tetapi bagi semua orang yang Kroasia,” kata Rakitic.

“Ada 4,5 juta pemain (merujuk pada jumlah pendudukan Kroasia) di lapangan. Kami akan membawa satu sama lain. Kami tahu ini adalah pertandingan terbesar dalam hidup kami dan kami ingin meninggalkan lapangan dengan kepala tegak dan mengatakan kami melakukan segalanya,” ungkapnya.

(qur/pojoksatu)