POJOKSATU.ID - Setelah PSSI memecat Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, sejumlah nama pengganti STY langsung berseliweran di media sosial. Salah satunya Patrick Kluivert.

Dalam konferensi pers Senin 6 Januari 2025, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui sudah mewawancara tiga kandidat pengganti STY, salah satunya dari Belanda.

Sosok pelatih asal Belanda itu pun mengarah ke Patrick Kluivert, mantan bintang Ajax, AC Milan dan Barcelona.

Baca Juga: Sediakan 1270 Kuota Calon Mahasiswa, Berikut Jadwal Lengkap Pendaftaran SPAN-PTKIN di UIN KHAS

Bahkan pakar transfer dunia, Fabrizio Romano ikut membocorkan perihal Kluivert bakal melatih Timnas Indonesia ini.

"Patrick Kluivert siap menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala baru Indonesia, kesepakatan sudah selesai," tulis Fabrizio Romano di akun X miliknya, Senin sore.

"Kontrak 2 tahun ditambah opsi perpanjangan 2 tahun, presentasi akan dilaksanakan pada 12 Januari di Indonesia."

Baca Juga: Amar Putusan Hilang dan Berubah, Integritas PN Karawang Dipertanyakan

"Target utamanya adalah untuk mencapai kualifikasi Piala Dunia," lanjut Romano.

Kabar Kluivert bakal melatih Timnas Indonesia ini langsung menuai kontroversi di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.

Tak ada yang meragukan kapasitas Kluivert ketika masih jadi pemain. Ia mencetak 122 gol bersama Barcelona, dan 52 gol bersama Ajax.

Baca Juga: Prediksi Skor Inter vs Milan, Berburu Gelar Perdana di Tahun 2025 pada Final Supercoppa Italiana

Tapi sebagai pelatih, karir Patrick Kluivert sungguh tidaklah prospektif. Bahkan bisa dikatakan jauh di bawah Shin Tae Yong.

Setelah gantung sepatu sebagai pemain profesional, Kluivert menjadi asisten pelatih Kamerun pada 2018. Ia kemudian menjadi manajer akademi Barcelona pada Juli 2019.

Kluivert menjadi pelatih kepala pada 14 Mei 2021 saat menukangi Tim Nasional Curacao. Namun pekerjaan itu tak diemban lama oleh Kluivert

Setelah melakoni 6 pertandingan dengan 1 kali menang, 2 imbang dan 3 kali kalah, Kluivert tak lagi melatih Curacao pada Oktober 2021.

Ia sempat menganggur sekitar dua tahun sebelum didapuk sebagai pelatih klub Turki, Adana Demispor pada Juli 2023. Namun masa kerjanya di Adana hanya sampai Desember 2023.

Di Adana, Kluivert hanya persembahkan 8 kemenangan dari 20 pertandingan.

Baca Juga: Dari Ucapan Terima Kasih, Kecewa hingga Tangis Sedih, Berikut Deretan 10 Pemain Timnas yang Ucapkan Salam Perpisahan untuk Shin Tae Yong

Sebelum dirumorkan jadi pengganti STY, Kluivert juga sempat digosipkan bakal melatih Ghana. Namun pihak PSSI-nya Ghana urung menunjuknya.

Terlibat Kasus Judi

Sejak tak lagi melatih Adana, hingga saat ini Kluivert belum memiliki klub hingga sekarang.

Tak hanya itu pada 2017 seperti dilansir dari laporan Bleacherreport sempat diterpa kabar
miring. Ia disebut-sebut berutang 1 juta euro atau sekitar Rp16 miliar kepada gang kriminal untuk judi.

"Eks bintang Barcelona dan Patrick Kluivert dilaporkan diperas oleh geng kriminal selama
bertahun-tahun karena utang judi yang menumpuk lebih dari 1 juta euro," tulis Bleacherreport.

Baca Juga: Hari Ini Pengumuman Kelulusan PPPK Guru 2024, Lulusan PPG Piloting 2 dan 3 Tidak Mendapatkan Afirmasi?

Kabar keterlibatan Kluivert dalam kasus judi ini pertama kali diunggah oleh media Belanda, De Volkskrant.

Menurut mereka, utang itu telah menumpuk sejak 2011 hingga 2012. Kala itu, Kluivert jadi pelatih tim cadangan FC Twente.

Namun tudingan itu dibantah oleh pengacara Kluivert, Gerard Spong. Menurutnya, Kluivert ialah korban dan penyelidikan masih berlangsung.

Catatan kepelatihan dan rekam jejak hitam Kluivert di atas harusnya jadi pertimbangan tersendiri bagi PSSI jika ingin menunjuknya sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae Yong.

Prestasi Shin Tae Yong

Sebagai perbandingan, Shin Tae Yong memang belum pernah mempersembahkan trofi bagi Timnas Indonesia.

Namun semasa menukangi Timnas Garuda, STY sudah membuat banyak pencapaian luar biasa.

Berikut deretan catatan mentereng Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia senior, U20 dan U23:

1. Runner up Piala AFF 2020

2. Medali perunggu SEA Games 2021 3. Runner up Piala AFF U23 2023.

Baca Juga: Pelatih Pengganti Shin Tae-yong, Diperkenalkan 12 Januari Mendatang, Beredar Bocoran 3 Kandidat Ini, Mana yang Paling Pas?

4. Lolos Piala Asia U20 2023

5. 16 besar Piala Asia 2023

6. Peringkat keempat Piala Asia U23 2024

7. Lolos putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 (pertama kali dalam sejarah sepak bola Indonesia)

8. Lolos Piala Asia 2027

9. Mendongkrak peringkat Indonesia di ranking FIFA, dari posisi ke-173 kini menempati ranking ke-127.

Sungguh ironi jika PSSI memungut 'besi karatan' bernama Patrick Kluivert setelah membuang berlian pada diri Shin Tae Yong.***