Presiden Persebaya Azrul Ananda Mundur, Buntut Bonek Ngamuk di Delta Sidoarjo

Azrul Ananda mundur sebagai Presiden Persebaya Surabaya, Jumat (16/9). Foto:dok.jpnn
Azrul Ananda mundur sebagai Presiden Persebaya Surabaya, Jumat (16/9). Foto:dok.jpnn

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda mundur dari kursi orang nomor satu di klub berjuluk Bajul Ijo itu.


Keputusan itu diketahui dari pertemuan pengurus Persebaya dengan elemen suporter Bonek serta pencinta tim yang juga berjuluk Green Force itu di kantor marketing klub di Sutos, Surabaya, Jumat (16/9) siang.

Meski belum diumumkan hasil pertemuan tersebut, salah satu perwakilan suporter yang hadir, Capo Ipul dari elemen Bonek Greennord menyatakan bahwa Presiden Persebaya Azrul Ananda mundur.


“Intinya, Azrul mundur,” katanya dalam pesan singkat, dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.

BACA JUGA : Usai Ngamuk di Delta Sidoarjo, Bonek Serbu Kantor Persebaya Lanjut ke Mess Pemain

Pria yang gemar bertopi itu menambahkan mundurnya Azrul bukan berarti dia akan melepaskan diri dari tanggung jawabnya kepada tim.

Sebab, Liga 1 2022/2023 baru berjalan sepuluh pekan.

“Azrul tetap bertanggung jawab menyelesaikan semua tanggungan hingga akhir musim Liga 1 ini,” lanjutnya.

BACA JUGA : Bonek Ngamuk di Delta Sidoarjo Usai Persebaya Dipecundangi Rans FC, Marah Boleh Jangan Salah Sasaran

Namun, dia tak memberikan keterangan lainnya soal siapa yang akan menggantikan dan bagaimana nasib tim sepeninggal presiden klub tersebut.

Sikap yang diambil oleh Azrul itu sebagai bentuk pertanggungjawabannya setelah hasil buruk Persebaya di awal musim ini.

Sebelumnya, suporter Persebaya, Bonek mengamuk di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, setelah tim kesayangannya kalah 1-2 dari RANS Nusantara pada lanjutan Liga 1 2022/23, Kamis (15/9/2022) petang.

BACA JUGA : Polisi Ditantang Sekelompok Pemuda di Jatinegara, Mana Kanit Bapak, Sini Panggil !

Bonek pun sempat melakukan aksi protes di mes pemain hingga kantor marketing Persebaya di Sutos, Surabaya.

Buntut aksi itu, Azrul Ananda beserta pengurus klub yang lain pun melakukan rapat dan memutuskan mundur. (jpnn/medil/pojoksatu)