Bonek Ngamuk di Delta Sidoarjo Usai Persebaya Dipecundangi Rans FC, Marah Boleh Jangan Salah Sasaran

Bonek mengamuk usai Persebaya Surabaya dikalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 1-2, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9) petang. Foto: twitter
Bonek mengamuk usai Persebaya Surabaya dikalahkan Rans Nusantara FC dengan skor 1-2, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9) petang. Foto: twitter

POJOKSATU.ID, SIDOARJO – Aksi tidak terpuji dipertontonkan bonek atau suporter Persebaya Surabaya usai timnya ditaklukkan tim promosi, Rans Nusantara FC pada lanjutan Liga 1 2022/23, Kamis (15/9) petang.


Pada laga pekan ke-10 itu, Persebaya melakoni laga kandang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo karena markas mereka, Gelora Bung Tomo digunakan untuk pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-20.

Bonek mengamuk setelah pluit panjang dibunyikan dengan Bajul Ijo takluk 1-2.


Suporter fanatik Persebaya itu berbuat ricuh dan masuk ke dalam lapangan Gelora Delta Sidoarjo.

Berawal dari beberapa suporter yang ada di tribun timur masuk ke lapangan.

Mereka berlari ke arah bench pemain Persebaya. Petugas keamanan mencoba menghalangi, tetapi banyaknya suporter yang masuk membuat petugas kewalahan.

BACA JUGA : Bursa Taruhan dan Prediksi Skor Liga Europa : Roma vs HJK, Betis vs Ludogorets dan Rennes vs Fenerbahce

Aksi dari sebagian suporter itu memantik reaksi suporter yang lain.

Bukan sekadar merangsek masuk ke tengah lapangan, pagar pembatas stadion pun dirobohkan dan menjadikan gelombang suporter yang masuk ke lapangan makin banyak.

Ratusan suporter itu kemudian merusak A-board yang ada di pinggir lapangan. Mereka terlihat berteriak protes ke manajemen Persebaya.

Pemain dan manajemen beruntung sudah diamankan dan masuk ke dalam ruang ganti, suporter pun meluapkan kekesalannya dengan membalikkan bench pemain.

Dua bench tampak terguling akibat ulah oknum suporter tersebut.

BACA JUGA : Prediksi Skor Liga Europa Malam Ini : Tiraspol vs MU, Midtjylland vs Lazio dan Feyenoord vs Sturm Graz

Dari sejumlah video yang beredar, mereka juga tampak memanjat tempat pengambilan gambar dan mengintimidasi kameramen yang bertugas meliput pertandingan Persebaya vs Rans FC.

Aksi bonek ini menuai reaksi netizen. Tagar bonek trending di twitter.

Banyak yang menyoroti aksi bonek yang merusak fasilitas di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

“Persebaya kalah, papan bawah, penonton marah. Silakan saja, itu urusan Persebaya dan Bonek. Tapi, tolong dong, itu kan bukan stadion dan kandangnya Persebaya. Itu kan markasnya Deltras. Jangan dirusak dong. Marah silakan, tapi jangan salah sasaran,” tulis akun @iIh***da.

“Kalah sbnrnya sudah cukup memalukan, tapi melihat kejadian ini, lebih memalukan daripada kalah. Citra bonek yg sudah dibangun bertahun2 , kembali kesetelan pabrik gara2 insiden ini,” timpal netizen lainnya, @Ang***ya_.

BACA JUGA : Mantan Pemain Persib Bandung Atep Resmi Gabung Persika 1951

Kemarahan Bonek ini merupakan puncak kekesalan mereka atas performa buruk Persebaya.

Kekalahan dari Rans Nusantara FC merupakan yang ketiga beruntun atau yang keenam di Liga 1 2022/23 yang baru berjalan sepuluh pekan.

Sebelumnya, anak asuh Aji Santoso ditaklukkan Bali United 0-1, lalu dilibas PSM Makassar 0-3.

Persebaya pun kini tercecer di peringkat 14 klasemen sementara Liga 1 dengan 10 poin dari 10 laga yang sudah dijalani.

Aji Santoso Bertanggung Jawab

Menanggapi hasil minor itu, Aji Santoso mengaku bertanggung jawab.

“Saya bertanggung jawab dengan hasil ini,” kata Aji setelah pertandingan, dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.

Dia juga sadar diri apabila ada sikap dari manajemen Persebaya. Meskipun kontraknya bersama tim berjuluk Green Force tersebut sampai 2024 mendatang, Aji dengan jantan siap menerima langkah apa pun dari manajemen.

“Apa pun yang menjadi keputusan manajemen, saya harus bertanggung jawab. Karena saya sebagai head coach,” ucap pelatih asal Malang tersebut.

Dalam pertandingan ini, Persebaya sempat unggul terlebih dahulu melalui aksi Sho Yamamoto pada babak pertama.

Namun, pada babak kedua Rans FC bangkit dan membalikkan kedudukan via brace Edo Febriansah.(medil/pojoksatu)