Makan Konate Didapuk Sebagai Kapten Persebaya Surabaya

Pemain asing baru Persebaya Makan Konate (kiri) saat diperkenalkan manajer Chandra Wahyudi (kanan) usai penandatanganan kontrak di kantor manajemen Persebaya di Surabaya, Sabtu (1/2). Foto: ANTARA/Fiqih Arfani
Pemain asing baru Persebaya Makan Konate (kiri) saat diperkenalkan manajer Chandra Wahyudi (kanan) usai penandatanganan kontrak di kantor manajemen Persebaya di Surabaya, Sabtu (1/2). Foto: ANTARA/Fiqih Arfani

POJOKSATU.id, JAKARTA – Makan Konate resmi didapuk sebagai kapten Persebaya Surabaya musim ini. Pemain 28 tahun tersebut langsung ditunjuk oleh pelatih Aji Santoso.

Adapun keputusan tersebut berdasarkan performa apik Konate di ajang Piala Gubernur Jatim (PGJ) 2020. Pemain asal Mali tersebut mencatat tiga gol dan tiga assist.

“Sudah saya sampaikan juga saat meeting dengan manajemen. Selain Konate, ada Hansamu (Yama) dan Rian (Rachmat Irianto),” katanya. Artinya, Hansamu merupakan kapten kedua. Rian menjadi kapten ketiga.

Bagi Konate, meski sudah hampir sembilan musim bermain di Indonesia, ini kali pertama dirinya didapuk sebagai kapten tim.

“Dulu saya sempat menjadi kapten, tapi pas laga persahabatan saja,” ucapnya dilansir dari Jawa Pos.

Dipilih menjadi kapten membuat Konate cukup kaget. Terlebih, dirinya baru bergabung dengan Persebaya.

Namun, sebelum diresmikan, ban kapten pernah melingkar di lengan Konate selama Persebaya berlaga di ajang PGJ 2020. Meski begitu, mantan pemain Persib Bandung itu ogah terlalu memikirkan amanah menjadi kapten tersebut.

“Saya datang ke sini (Persebaya) bukan untuk menjadi kapten. Saya cuma ingin berkontribusi maksimal bagi tim,” ucapnya.

Lebih lanjut, Konate menilai Hansamu dan Rian lebih pas menjadi pemimpin di lapangan. Pertama, keduanya sudah lebih lama bermain di Persebaya. Selain itu, Konate menganggap keduanya pas menjadi sosok pemimpin.

(jpc/pojoksatu)