2019/20, Piala Indonesia Bakal Digabung dengan Piala Presiden?

Konvoi PSM Makassar
PSM Makassar meraih trofi juara Piala Indonesia 2019. ISLAMUDDIN DINI/POJOKSULSEL

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kemenangan PSM Makassar atas Persija Jakarta menandakan berakhirnya Piala Indonesia 2018-2019.


Sejak bergulir 8 Mei 2018 lalu, ajang ini bisa disebut sebagai kompetisi terlama. Meski begitu, PSSI tetap akan menyelenggarakan Piala Indonesia untuk edisi 2019–2020.

Adapun konsepnya bakal diterapkan tidak jauh berbeda. Yakni, melibatkan tim-tim Liga 3, Liga 2, dan Liga 1.


Hanya saja, PSSI belum bisa memastikan waktu penyelenggaraan. Sebab, saat ini Liga 3 tingkat provinsi baru saja dimulai.

“Ancer-ancer kami antara akhir September atau awal Oktober. Kami menunggu Liga 3 sampai di babak nasional,” kata Deputi Sekjen PSSI Marshal Masita.

“Kan nanti ada 32 klub. Itu yang akan ikut ke Piala Indonesia,” jelasnya.

Agar tidak molor seperti tahun ini, PSSI pun sudah mengantisipasi. Caranya? Mereka berencana menyatukan Piala Indonesia dengan Piala Presiden.

“Molor itu kan karena ada Piala Presiden. Mungkin tahun depan digabung. Biar tidak terlalu banyak kompetisi,” ujar Marshal.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menyatakan, juara Piala Indonesia sudah tercatat secara resmi untuk berlaga di ajang AFC Cup.

Karena itulah, penyelenggaraan Piala Indonesia tidak boleh cacat karena bisa berpengaruh ke performa Indonesia di AFC.

“Dengan gelar juara dan penyelenggaraan final yang lancar, PSM dipastikan bisa mewakili Indonesia di AFC Cup 2020,” papar Tisha.

(jpc/pojoksatu)