Manajemen PSM Sayangkan Penundaan Laga Final Piala Indonesia

Persija Jakarta vs PSM Makassar.
Persija Jakarta vs PSM Makassar.

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar menyayangkan penundaan laga leg kedua final Piala Indonesia 2018. Sebab persiapan panitia pelaksana sudah sangat matang dan kick off juga tinggal hitungan jam.


Namun PSSI secara tiba-tiba memutuskan menunda pertandingan tersebut dengan alasan keamanan.

Sebelumnya diberitakan, ribuan suporter PSM sudah memadati Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar untuk menyaksikan laga PSM vs Persija yang dijadwalkan sore ini pukul 16.30 WITA.

Namun kubu Persija menolak datang ke stadion dengan alasan keamanan.


“Dengan sangat menyesal, kami sampaikan bahwa pertandingan leg kedua final Piala Indonesia ditunda. Persija Jakarta menolak untuk datang ke Stadion,” kata ketua Panitia Pertandingan PSM Makassar, Ali Gauli.

Dalam pernyataan resminya, manajemen Juku Eja (julukan PSM) menyayangkan penundaan pertandingan ini.

“Manajemen dan Panpel PSM Makassar menyayangkan terjadinya penundaan pertandingan hari ini. Selanjutnya, manajemen, panpel dan PSSI akan terus berkoordinasi,” bunyi pernyataan resmi PSM Makassar terkait penundaan laga final Piala Presiden 2018.

“Seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan Final Leg 2 Piala Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas tertundanya pertandingan hari ini.”

Kubu Persija Jakarta memang sempat meminta PSSI untuk menjadwal ulang laga leg kedua partai final Piala Indonesia 2018.

Mereka ingin pertandingan leg kedua digelar di tempat netral. Permintaan itu setelah Macan Kemayoran mendapat berbagai teror dari oknum suporter PSM.

Macan Kemayoran setidaknya dua kali mengalami kejadian kurang menyenangkan sebelum bertanding.

Pada Sabtu (27/7/2019) dini hari, sejumlah orang tak dikenal yang diduga oknum pendukung PSM, menyalakan petasan di sekitar hotel tempat pemain dan official Persija menginap.

Teror tersebut berlanjut ketika tim Macan Kemayoran menuntaskan uji coba lapangan Andi Mattalatta Mattoangin, pada sore harinya.

Bus yang ditumpangi Persija diserang dengan menggunakan benda-benda tajam sehingga mengakibatkan kaca pecah dan beberapa orang yang di dalam bus menjadi korban.

(pjksulsel/fat/pojoksatu)