Soal Larangan Memakai Striker Asing Musim Depan, Ini Kata Direktur PT LIB

striker asing, go-jek liga 1, risha adi wijaya, pt lib
Top skor Go-Jek Liga 1 2018 - Aleksandar Rakic (PS TIRA). (indopos.com)

POJOKSATU.ID, BANDUNG – Penyerang asing kembali mendominasi daftar top skorer Liga 1 musim 2018. Seperti musim lalu, kali ini bomber lokal masih kesulitan bersaing dengan striker dari luar. Tidak heran, jiki kini muncul wacana larangan menggunakan striker asing musim depan.


Namun hal itu belum menjadi keputusan operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Semua keputusan akan dikembalikan kepada federasi (PSSI) yang dieksekusi oleh operator.

BACA JUGA: Hanya Dua Kata Ini Diucapkan Mourinho setelah Dipecat Man United

Pelarangan penyerang asing dijelaskan Direktur PT LIB Risha Adi Widjaya sejauh ini baru sekadar wacana. Wacana tersebut muncul atas mandegnya performa Timnas terutama di sektor depan.

“Pertama wacana larangan pemain asing memang konsennya waktu itu, Timnas kita kekurangan striker. Karena itu wacana disampaikan, saat ini apa memungkinkan tidak boleh ada striker asing? semua keputusan ada di federasi,” ungkap Risha pada Selasa dalam bincang bersama media di Lokasi Coffe and Space Bandung Selasa (18/12/2018).


Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya. (jawapos)
Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Risha Adi Wijaya. (jawapos)

Sejauh pelaksanaan Liga 1 memang jarang pemain lokal yang bisa menyaingi produktivitas gol penyerang asing. Hanya Samsul Arif, striker dari Barito Putera yang terus menunjukkan diri jadi penyerang lokal paling produktif di dua musim terakhi. Musim ini ia mencetak 14 gol untuk Barito dan musim lalu mengemas 16 gol untuk Persela.

BACA JUGA: Tim Terbaik Go-jek Liga 1 2018: Ajaib..Peraih Top Skorer Tidak Masuk, Malah Pilih Bomber Persib

“Secara kasat mata memang striker banyak asing, hampir setiap klub kita jumpai mereka memakai jasa pemain asing di sektor depan, hanya Samsul Arif pemain lokal yang jadi top skorer di pemain lokal,” ungkap Risha.

Sementara terkait regulasi pemain asing musim 2019 mendatang, PT LIB juga akan membahasnya dalam rapat evaluasi yang akan digelar bersama PSSI. Regulasi saat ini, kuota pemain asing yang diperbolehkan dalam satu tim adalah 3 + 1 Asia.

“Kita akan evaluasi dulu setelah evaluasi kita akan bicarakan apakah 3+1, 2+1 kita belum tahu. Kita tunggu evaluasi menyeluruh. Nanti akan disimpulkan ke depannya akan seperti apa,” terang Risha.

(fat/pojoksatu)