Tanpa Latihan Resmi di SUGBK, Mitra Kukar Tetap Optimis Bisa Persulit Persija

persija jakara vs mitra kukar, rahmad darmawan, persija jakara, mitra kukar
Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan.

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Baik Persija Jakarta maupun Mitra Kukar tidak mendapat kesempatan melakukan latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebelum keduanya bentrok pada laga pamungkas Liga 1 musim 2018, Minggu (9/12/2018) sore ini.


Sejatinya setiap tim diberikan kesempatan untuk uji lapangan (official training) sehari sebelum pertandingan kick off. Namun, tepat sehari sebelum pertandingan, SUGBK digunakan untuk acara keagamaan.

BACA JUGA:

Jadwal Bola Hari Ini, 9 Desember: Persija, PSM Hingga Real Madrid

Prediksi PSM Makassar Vs PSMS Medan: Fokus Menang

Prediksi Persija Jakarta Vs Mitra Kukar: Final Sesungguhnya!

Hal tersebut memantik reaksi pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts. Pria asal Belanda itu menyayangkan, lantaran Mitra Kukar tidak bisa melakukan latihan resmi sebelum pertandingan.


Kekhawatiran Rene lantaran laga Persija kontra Mitra Kukar sangat berpengaruh dengan hasil akhir Pasukan Ramang.

Jika Mitra Kukar mampu mengalahkan Persija Jakarta, sementara PSM Makassar membungkam PSMS Medan, maka PSM akan juara. Namun, jika Naga Mekes takluk di SUGBK, PSM Makassar dipastikan gagal menggondol trofi juara.

Menanggapi hal tersebut, coach Mitra Kukar Rahmad Darmawan (RD) enggan ambil pusing. Menurut pelatih asal Metro, Lampung tersebut, apa yang menjadi ketentuan dari panitia pelaksana akan dituruti.

RD tak menampik, tidak melakukan latihan resmi akan sangat memengaruhi kinerja tim di saat bertanding. Namun apa boleh buat, situasi memaksa untuk tidak melakukan official training (OT) atau uji lapangan.

“Intinya, tidak hanya Mitra Kukar saja yang dilarang OT, tuan rumah juga tidak melakukan hal serupa. Saya pribadi ingin fokus ke pertandingan saja,” terang eks pelatih Sriwijaya FC tersebut dikutip dari Jpnn.com.

RD menambahkan, bahwa Mitra Kukar tidak akan menyerah begitu saja dari Persija. Secara materi Naga Mekes boleh kalah mentereng, tapi semangat dan motivasi anak-anak Kota Raja saat ini sedang tinggi.

“Kami masih punya peluang bertahan di Liga 1 musim depan. Untuk itu, saya meminta pemain memaksimalkan laga terakhir tersebut,” pungkas RD.

(fat/pojoksatu)