Laga Persita vs Kalteng Ricuh, Polisi Cuma Nonton Suporter Pukul Pemain

kerusuhan laga persita vs kalteng putra, persita vs kalteng putra, liga 2, persita tangerang, kalteng putra
Suporter Persita Tangerang. Foto via violababakan.blogspot.com

POJOKSATU.ID, BOGOR – Pertandingan perebutan tempat ketiga Liga 2 musim 2018 antara Persita Tangerang kontra Kalteng Putra diwarnai kericuhan. Namun yang jadi sorotan karena sejumlah anggota polisi tampak hanya menonton kerusuhan itu dari tribun tanpa melakukan pengamanan.


Pertandingan ini sendiri digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018) sore.

BACA JUGA:

Luka Modric Raih Ballon D’Or 2018, Kakak Ronaldo: Dunia Ini Busuk, Banyak Mafia!

Ballon D’Or 2018: Luka Modric, Ronaldo dan Griezmann dalam Angka

Kerusuhan berawal ketika salah satu bek Persita, Amri Alamsyah, menerima kartu kuning kedua sehingga harus keluar lapangan pada menit ke-56.


Kartu merah itu membuat penonton di tribune utara masuk ke lapangan dan menyerang pemain Kalteng Putera.

Mereka dengan leluasa masuk ke dalam lapangan karena tidak ada pihak kepolisian yang menjaga pertandingan tersebut.

Pendukung yang identik dengan warna ungu itu juga terlihat memukul beberapa pemain Kalteng Putra.

Bench wasit yang ada di pinggir lapangan juga dihancurkan oleh suporter Persita. Bahkan ada yang membawa bambu dan kayu lalu melemparkannya ke pemain Kalteng Putra.

Dari video amatir yang diperoleh redaksi Pojoksatu.id, terdengar seorang penonton memprotes sikap aparat kepolisian yang hanya berdiri menonton kerusuhan di tengah lapangan.

“Gila, lu liat ni sepak bola Indonesia. Temen gue digebuikin di sana, polisi nonton di sini, gilaa..” ucap seorang suporter dalam video tersebut.

Setelah beberapa menit terjadi kerusuhan, barulah polisi turun tangan dan mengamankan situasi.

Suporter Persita yang masuk ke dalam lapangan langsung berlari keluar dan menyelamatkan diri.

Pertandingan ini sendiri baru saja berakhir dengan kemenangan Kalteng Putra 2-0. Dua gol Kalteng Putra dicetak Dendi Maulana dan I Made Wirahadi di babak pertama.

(fat/pojoksatu)