Lawan Filipina Lalu Mundur Sebagai Pelatih Indonesia

pelatih indonesia, pengganti bima, bima sakti, timnas indonesia, piala aff
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti. (Pssi.org)

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti sudah siap-siap melepas jabatan yang baru diembannya 21 Oktober lalu. Mundur dari jabatan pelatih adalah bentuk pertanggung jawaban Bima setelah gagal membawa Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2018.


Sebenarnya, Bima Sakti memang ditunjuk sebagai pelatih Indonesia secara mendadak. Setelah kontra pendahulunya, Luis Milla tidak diperpanjang. Hanya berbekal pengalaman asisten Milla selama hampir dua tahun, Bima pun gagal memenuhi ekspektasi publik Tanah Air.

Prestasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 karut marut. Memalukan. Belum menyelesaikan semua pertandingan di babak fase grup, Tim Garuda gagal melangkah ke semi final. Gagal untuk keempat kalinya lolos dari babak fase grup dalam 12 edisi Piala AFF yang sudah diselenggarakan.

BACA JUGA:


‘Football For Peace Indonesia’ Warnai Kemenangan Telak Eibar Atas Real Madrid

Klasemen Grup B Piala AFF: Perebutan Tiket Semifinal Ketat, tapi Indonesia Sudah Tidak Dihitung

Prediksi PSM Makassar Vs Bali United : Rebut Kembali Singgasana

Bima pun jadi sorotan atas gagalnya Timnas di Piala AFF 2018. Kritikan hingga ujatan diberikan padanya. Banyak yang menyebut, gara-gara pria asli Balikpapan itu, Merah Putih harus mengubur mimpinya untuk kali pertama mengangkat trofi juara event sepak bola bergengsi di Asia Tenggara itu.

Bima pun angkat bicara terkait banyaknya kritikan yang diberikan. Dia menegaskan masyarakat tidak usah khawatir sebab kontraknya jadi pelatih timnas hanya di Piala AFF 2018 saja.

Artinya, sesudah pertandingan melawan Filipina pada Minggu (25/11/2018) malam ini, dia lepas jabatan.

prestasi indonesia di piala aff, piala aff, timnas indonesia
Timnas Indonesia. (pssi)

’’Saya juga mohon maaf kepada masyarakat pecinta sepak bola Indonesia atas kegagalan ini,’’ tutur Bima Sakti, dikutip Pojoksatu.id dari Jpnn.com.

Meski kontraknya hanya sampai Piala AFF, Bima pasrah. Dia juga menyerahkan semuanya kepada PSSI. Apakah nanti benar-benar tidak diberi tempat lagi, baik di Timnas senior hingga junior, atau masih dipercaya menangani meski tidak jadi pelatih kepala.

’’Saya dan staf pelatih menerima konsekuensinya. Menerima semua keputusan yang diambil oleh federasi,’’ bebernya. ’’Saya juga siap mundur,’’ lanjutnya.

Jebolan Timnas Primavera itu menegaskan masih belum tahu mengenai isu bahwa dirinya akan menangani timnas junior. Khususnya Timnas Indonesia U-15.

Sejauh ini, dia belum ada pembicaraan apapun dengan PSSI terkait hal tersebut. ’’Setelah ini saya kumpul dengan keluarga terlebih dulu. istirahat,’’ ucapnya.

(fat/pojoksatu)