Pemukul Wasit Liga 3 Terancam Hukuman Berat

pssi, sanksi fifa, fifa
Induk sepakbola Indonesia, PSSI (jpnn.com)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kasus pemukulan wasit yang terjadi di ajang Liga 3 tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov) disikapi serius oleh PSSI.


Ditegaskan plt Ketua PSSI, Joko Driyono alias Jokdri, pihaknya yakin Komisi Disiplin (Komdis) di tingkat Asprov akan memberikan sanksi yang setimpal untuk para pelaku atau pemain yang melakukan tindakan brutal tersebut.

“Prinsipnya, tak ada ruang oleh pelanggaran yang dilakukan khususnya kekerasan terhadap perangkat pertandingan,” tegas Jokdri seperti dikutip dari Goal.


Namun begitu, pihaknya mengaku belum tahu bentuk sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan pada para pelaku, hanya saja, ditegaskan dia, semua yang diputuskan pastinya sudah melalui sistem dan regulasi yang ada.

“Kami punya norma bahwa Liga 3 ada tiga tahap, yakni dari tingkat provinsi, regional, dan nasional. Saat ini di level provinsi dan Asprov punya wewenang sendiri,” katanya.

Tapi di level Asprov juga punya wewenang untuk menaikkan sanksi ini ke level nasional, seperti dari tingkat federasi ke level konfederasi,” tandasnya.

Insiden sangat memalukan yang mencoreng sepak bola tanah air itu terjadi di level Liga 3 tingkat Asprov PSSI di laga Persitema Temanggung kontra PSIP Pemalang yang digelar di Stadion Bhumi Pala, Minggu (6/52018).

Seorang asisten wasit di laga itu dipukul oknum hingga terkapar. Wasit utama yang mencoba membantu rekannya itu malah dikejar sejumlah orang hingga ke ruang ganti.

Kasus serupa juga terjadi di pertandingan Persibara Banjarnegara dengan Bhayangkara Muda. Wasit dipukul setelah mengganjar kartu kuning salah satu pemain Bhayangkara Muda yang melakukan pelanggaran keras kepada pemain lawan.

Sang wasit yang sempat mendapat perawat medis di pinggir lapangan pun akhirnya diganti di tengah pertandingan.

(qur/pojoksatu)