Dijamu Minuman Oplosan oleh Anggota Viking, 3 Bonek Asal Sidoarjo Tewas

bonek, viking, kongres pssi, Bonek Tewas Sengaja Diracun
Salah seorang Bonek yang jadi korban minuman oplosan.

POJOKSATU.id, SUBANG–Niat sejumlah Bondo Nekat atau Bonek ke Bandung untuk memperjuangkan Persebaya Surabaya di Kongres PSSI, berujung maut. Tiga bonek tewas usai menenggak minuman beralkohol oplosan bersama anggota viking di Comperang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (7/1/2017).

Sementara empat anggota bonek lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kritis.

BACA JUGA:
Real Madrid Lumat Granada 5 Gol tanpa Balas
Awal Mula Persahabatan Bonek dan Bobotoh, Begini Ceritanya

Kabid Humas Polda Jawa Barat Yusri Yunus mengatakan ketiga bonek yang tewas itu diduga menenggak minuman oplosan dengan kadar alkohol tinggi. “Bonek yang meninggal dunia dan kritis tersebut diakibatkan telah mengkonsumsi alkohol 70% yang dicampur dengan minuman soda dan air kelapa,” ujar Yusri.


Ketiga korban yang meninggal dunia tersebut masing-masing bernama Brian Adam Firdaus (17), Rudi (23), serta Hasrul alias Foka (22). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa rombongan bonek berjumlah 21 orang ini berangkat dari Surabaya pada Rabu 4 Januari 2017. Untuk menuju Kota Bandung, mereka secara estafet menumpang dari satu kendaraan ke kendaraan lain. Jalur yang dipilih adalah melewati pantai utara Jawa Barat.

Pada Jumat 6 Januari, mereka tiba di Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang. Dari informasi yang diperoleh Pojoksatu.id, mereka kemudian dijemput Singgih, salah seorang anggota Viking untuk menginap di rumahnya.

Malam harinya, mereka dijamu dengan minuman oplosan, terdiri dari alkohol 70% yang dicampurkan dengan minuman soda serta air kelapa.

Keesokan harinya, Sabtu 7 Januari, mereka kemudian diantarkan dengan menggunakan kendaraan roda empat bak terbuka. Sedianya, perjalanan akan dilanjutkan menuju Bandung untuk bergabung bersama kawan bonek lainnya.

Namun dalam perjalanan, seseorang di antaranya yaitu Brian diketahui meninggal dunia. Tidak lama kemudian menyusul dua teman lainnya, yaitu Rudi dan Hasrul.

Mereka sempat dilarikan ke Puskesmas Pagaden Kabupaten Subang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong. Empat orang lain yang mengalami gejala overdosis saat ini masih berada di Puskesmas Pagaden, sedangkan sisanya diamankan di Polsek Pagaden.

“Saat ini korban kritis masih dalam penanganan medis di Puskesmas Pagaden. Kami masih melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait dengan kejadian tersebut,” kata Yusri.

(fat/pojoksatu)