Ini Pesan Milo kepada Pelatih Anyar Arema

arema cronus, aji santoso, milomir seslija, Ini Pesan Milo kepada Pelatih Anyar Arema
Aji Santoso

POJOKSATU.id, MALANG–Aji Santoso resmi menukangi Aream Cronus untuk menggantikan Milomir Seslija. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini pun memberikan semangat sekaligus pesan kepada Aji agar Arema bisa lebih berjaya musim depan.

”Saya doakan yang terbaik bagi Arema,” kata Milo kepada wartawan di Hotel Ijen Suites, kemarin (24/12).

BACA JUGA:
60 Pemain La Liga Spanyol yang Bisa Hengkang Gratis di Bursa Transfer Januari 2017
Kaleidoskop 2016. Ini Daftar 10 Top Skorer Eropa Sepanjang 2016

Milomir Seslija yakin kalau Aji adalah pelatih yang berkualitas. Apalagi, musim lalu Aji sudah menakhodai Persela Lamongan. ”Saya pikir dia (Aji Santoso) adalah pelatih yang bagus,” ungkap pelatih yang membawa Arema juara Bali Island Cup dan Piala Bhayangkara ini.


Kendati demikian, Milo berpesan bahwa melatih Arema FC berbeda dengan menjadi pelatih klub-klub lain yang ada di Indonesia.”Berbeda juga kondisi saat melatih Persela,” ungkap mantan Direktur Teknik Barito Putera ini.

Di Arema, lanjut dia, pelatih harus punya mental yang bagus, karena tim ini besar dan mempunyai pendukung yang sangat fanatik. ”Memang susah di Arema (dibandingkan dengan klub lain),” kata Milo.

Menurut dia, tekanan bisa saja datang, saat permainan tidak bagus. Tentunya, Aremania yang menuntut secara langsung pada pelatih.

Selain tekanan dari Aremania, yang dirasakan Milo selama membawa Arema adalah tim lawan yang selalu mempunyai mental berlipat saat melawan Singo Edan.”Memang aneh dengan sepakbola di sini, tim yang melawan Arema selalu mempunyai mental berlipat,” ungkapnya.

Dia mencotohkan, kondisi itu dia alami saat Arema kalah melawan Persegres Gresik United pada 7 Oktober dan saat kalah melawan PS TNI pada 31 Juli.

Tim lawan ini selalu mempunyai motivasi untuk mengalahkan Arema sebanyak 300 persen. “Pelatih baru harus tahu itu,” ungkap pelatih dengan lisensi UEFA Pro tersebut.

Selain itu, pelatih baru Arema harus bisa mengedukasi dan membawa pemain menjadi lebih baik. Harus bisa membuat pemain naik level, seperti saat ini yang sudah ada, Hamka Hamzah dan Kurnia Meiga. Bagi dia, pelatih harus bisa menggali potensi besar pemain. Harus ada pemain yang berkualitas yang lahir dari Arema.

”Saya harap nanti ada pemain bagus selevel Hamka, Meiga, yang membawa menjadi tim yang lebih bagus,” imbuhnya.

(jpg/fat/pojoksatu)