Ini Dampak Negatif Pembatalan Kongres PSSI di Makassar

kisruh pssi, pssi, kongres pssi, djohar arifin, kongres pssi diundur
PSSI sudah siap menetukan jadwal kick-off Liga 1 dan Liga 2. Foto via @masterando.jpg

POJOKSATU.id, JAKARTA–Kemenpora dan PSSI baru saja menyepakati untuk memindahkan arena Kongres PSSI dari Kota Makassar ke Jakarta. Keputusan pembatalan Kongres PSSI di Kota Daeng yang persiapannya sudah mencapai 90 persen disebut menyebabkan kerugian besar.

Meski tidak menjelaskan secara detail nilai kerugian PSSI atas pemindahan arena kongres, namun Sekjen PSSI, Azwan Karim menyebut kerugian materil cukup besar dialami terkait kegagalan Kongres di Makassar.

BACA JUGA:
Jadwal Pertandingan Bundesliga Jerman Pekan Ini
Cristiano Ronaldo Tak Pernah Puas dengan 1 Wanita?

Persiapan matang Kongres PSSI di Makassar ini memang sudah lama dilakukan. Tepatnya sejak Kongres Luar Biasa PSSI di Ancol pada Agustus lalu. Kala itu peserta KLB memutuskan bahwa Kongres PSSI untuk memilih kepengurusan selanjutnya akan digelar di Makassar.


Fakta berbicara lain. Belakangan, Kemenpora meminta PSSI supaya menggelarnya di Yogyakarta.

Setelah pertemuan antara PSSI, Komite Pemilihan dan Kemenpora pada Rabu (13/10), akhirnya dicapai titik tengah dengan menyelenggarakan kongres di Jakarta.

“Tidak usah dibicarakan dalam angka lah (soal kerugian persiapan kongres di Makassar), yang pasti sudah 90%. Hitung saja sendiri. Normalnya, biaya kongres itu Rp 5 sampai 6 miliar. Itu kalau situasi normal,” ucap Azwan.

Terkait Kongres PSSI di Jakarta, Azwan berharap ada penekanan biaya kongres yang cukup signifikan.

“Sebenarnya kongres (Oktober) ini bisa ditekan biayanya. Kan kami juga mau kongres ini sebagai pestanya para anggota, kumpul, dan segala macam. Kisaran (kongres kali ini) Rp 3 sampai 4 miliar lah,” kata Azwan kepada para awak media di Kemenpora.

Lebih lanjut, Azwan menerangkan PSSI tidak ada niatan untuk melakukan perlawanan perihal penentuan tempat kongres.

“Karena penentuan tempat di Makassar ini sudah diputuskan dalam kongres sebelumnya. Jadi memang sebelumnya komunikasi tidak berjalan dengan baik, sekarang sudah sangat baik. Mudah-mudahan pelaksanaan kongres berlangsung dengan sukses,” pungkasnya.

(fat/pojoksatu)