POJOKSATU.id - Kabar duka datang dari dunia sepak bola Eropa. Sosok penting di balik kesuksesan banyak kiper top dunia, Silvino Louro, meninggal dunia pada usia 67 tahun.
Kepergian mantan pelatih kiper yang pernah bekerja di Manchester United dan Chelsea ini meninggalkan luka mendalam, terutama bagi Jose Mourinho.
Hubungan keduanya bukan sekadar profesional. Louro adalah rekan setia Mourinho selama bertahun-tahun di berbagai klub besar Eropa.
Mereka pernah bekerja bersama di Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga Manchester United.
Baca Juga: Malam Takbiran Berujung Petaka di Grobogan dan Pekalongan, Ledakan Petasan Lukai 10 Warga
Di balik berbagai trofi dan kesuksesan yang diraih Mourinho, ada peran Louro yang kerap bekerja di balik layar.
Pesan Haru Mourinho
Kesedihan Mourinho terlihat jelas melalui unggahan di media sosial pada Jumat 20 Maret 2026.
Ia membagikan foto hitam putih kebersamaan mereka, disertai pesan yang penuh emosi.
“Sekarang saya menangis, tapi nanti saya akan bisa tertawa, mengenang semua momen bersama Anda,” tulis Mourinho.
Baca Juga: Welbeck Bantu Brighton Bekuk Liverpool, Zona Liga Chamions Terancam
Ia juga menyebut Louro sebagai bagian dari keluarganya, sosok yang akan selalu hidup dalam kenangan.
“Saya akan terus mendengar kata-kata Anda sebelum setiap pertandingan, ‘semuanya akan baik-baik saja’,” lanjutnya.
Pesan itu menjadi bukti kuat betapa dalamnya hubungan personal di antara keduanya.
Sosok di Balik Kiper Hebat
Louro dikenal sebagai pelatih yang berkontribusi besar dalam perkembangan banyak kiper top dunia.
Nama-nama besar seperti Petr Cech, Iker Casillas, hingga David de Gea pernah merasakan sentuhan pelatihannya.
Di Manchester United, ia menjadi bagian dari tim yang meraih tiga gelar pada musim 2016/2017.
Baca Juga: Heboh Isu Bupati Gowa Selingkuh dengan Mantan Sopir Pribadi, Begini Klarifikasi Husniah Talenrang
Perannya membantu membangun lini penjaga gawang yang solid dan kompetitif.
Ucapan duka pun mengalir dari berbagai tokoh sepak bola.
Legenda seperti John Terry, Nemanja Matic, hingga Antonio Valencia turut menyampaikan belasungkawa.
Mantan kiper Julio Cesar bahkan mengaku sulit percaya atas kepergian Louro.
Jejak Panjang di Sepak Bola
Sebelum menjadi pelatih, Louro juga memiliki karier sebagai pemain yang cukup panjang.
Baca Juga: WFH 1 Hari Tak Berlaku Semua Sektor, ASN Wajib Simak Penjelasan Resmi Pemerintah
Ia menghabiskan lebih dari dua dekade sebagai penjaga gawang di berbagai klub Portugal.
Beberapa di antaranya Benfica, Porto, hingga Vitoria Setubal.
Ia juga pernah memperkuat tim nasional Portugal dengan mencatatkan puluhan penampilan.
Karier panjang itu menjadi fondasi kuat bagi perannya sebagai pelatih di level tertinggi.
Kepergiannya kini meninggalkan warisan besar di dunia sepak bola.
Bagi Mourinho dan banyak pemain, Louro bukan hanya pelatih, tetapi juga mentor dan sahabat.
Di tengah gemerlap sepak bola modern, sosok seperti dirinya menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu terlihat di garis depan.***

