POJOKSATU.id — Persib Bandung mengumumkan secara resmi penandatanganan kontrak gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye pada Rabu, (27/8/2025).

Proses transfernya berjalan cepat setelah kontraknya bersama Almere City habis pada akhir Juni lalu, sehingga Haye bergabung dengan Maung Bandung sebagai pemain bebas transfer.

Ia menandatangani kesepakatan berdurasi dua tahun, menegaskan ambisi Persib menguatkan lini tengah jelang kompetisi Super League 2025/2026 dan babak penyisihan AFC Champions League 22.

Persib Bandung mengawali musim Super League 2025/2026 dengan performa yang belum memuaskan. Dalam tiga pertandingan pertama, tim berjuluk Maung Bandung hanya mampu mencatat satu kemenangan, satu kali seri, dan satu kekalahan.

Baca Juga: Ribuan Siswa di Majalaya Karawang Jalani Cek Kesehatan Gratis dari Puskesmas

Kekalahan yang cukup mengejutkan terjadi saat mereka ditundukkan Persijap Jepara dengan skor 1-2 di kandang sendiri, sementara laga melawan PSIM Yogyakarta berakhir dengan skor imbang 1-1. Capaian ini masih belum memenuhi harapan para bobotoh yang menginginkan Persib tampil dominan sejak awal kompetisi.

Dari segi strategi, Persib menerapkan kontrol permainan di area tengah lapangan yang dikombinasikan dengan pergerakan cepat ke sisi lapangan. Bojan Hodak, sang pelatih, sering mengandalkan dua gelandang tengah sebagai penghubung antara lini belakang dan lini depan, sekaligus menjaga alur permainan tetap stabil.

Proses membangun serangan dimulai dari barisan pertahanan melalui umpan-umpan pendek yang akurat, lalu dilanjutkan dengan eksplorasi sisi lapangan oleh pemain sayap atau bek sayap untuk membongkar pertahanan lawan.

Baca Juga: 8 Bentuk Pesta Siaga Pramuka, Dari Rekreasi Seru sampai Pawai Hias yang Paling Meriah!

Di samping itu, situasi bola mati seperti tendangan bebas dan sepak pojok menjadi senjata utama yang kerap menciptakan peluang mencetak gol.

Thom Haye dikenal sebagai gelandang dengan visi bermain yang tajam dan kemampuan mengatur tempo pertandingan. Ia tampil sebagai salah satu pemain kunci di lini tengah Almere City selama musim kompetisi 2024/2025.

Kepiawaiannya melepas umpan-umpan penetrasi ke zona berbahaya, memecah pertahanan lawan, dan menjaga ritme dari area dalam lapangan. Dengan total 29 penampilan, di mana 25 di antaranya sebagai starter, ia menunjukkan konsistensi dan daya tahan yang tinggi, tercermin dari total 2.048 menit bermain.

Rata-rata rating performanya yang stabil di angka 7,06 memperkuat kesan bahwa ia adalah gelandang yang dapat diandalkan dalam berbagai situasi pertandingan

Baca Juga: Wujudkan Pertanian Berkelanjutan, Kementan Siapkan Langkah Strategis melalui Budidaya Padi Ekologi

Di sisi pertahanan, Haye menunjukkan kemampuan yang solid. Ia berhasil melakukan 38 tekel dengan tingkat keberhasilan 64,4%, serta memenangkan 95 duel dengan efektivitas 51,4%. Dalam duel udara, ia mencatat 17 kemenangan dengan rasio sukses 50%.

Selain itu, kontribusinya dalam intersepsi (34 kali) dan blok (3 kali) menunjukkan bahwa ia aktif dalam memutus alur serangan lawan.

Jumlah pelanggaran yang relatif rendah (17 kali) juga mencerminkan kedewasaan dalam membaca permainan dan menjaga disiplin posisi.

Hal ini memungkinkannya melakukan intersep krusial serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Tinggi badan 187 cm juga memberinya keunggulan dalam duel udara dan skema bola mati.

Baca Juga: Thom Haye Resmi Gabung Persib, Erick Thohir Apresiasi Sekaligus Sentil Agen Nakal dan Buka Fakta Gaji Fantastis

Kedatangan Haye di lini tengah Persib diprediksi akan menjadi jembatan kokoh antara bek dan penyerang. Ia akan mengambil peran sebagai playmaker yang menyeimbangkan penguasaan bola sekaligus memimpin serangan melalui umpan kunci.

Dengan kontrol ritme, Haye bisa meminimalkan kehilangan bola di area berbahaya dan menjaga intensitas aliran bola ke sayap maupun sisi sentral. Set-piece menjadi senjatanya untuk menciptakan ancaman gol langsung atau umpan jauh terukur.

Kehadiran “The Professor” ini diharapkan menguatkan kreativitas Persib dalam membangun serangan terstruktur dan menambah opsi variasi permainan bagi pelatih Bojan Hodak.***