POJOKSATU.id — Timnas Indonesia mengalami bersama pelatih Patrick Kluivert yang resmi ditunjuk sejak Juli 2025.
Mantan striker legendaris Belanda ini membawa pendekatan taktik khas Eropa, build-up rapi dari belakang, pressing kolektif, dan kombinasi umpan pendek.
Di tengah perubahan gaya bermain itu, tiga nama mencuri perhatian dua pemain tambahan melengkapi motor Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, dan Miliano Jonathans.
Nama Eliano dan Miliano mendapat sorotan saat debut pertandingan mereka pada Jumat (5/9/2025) lalu lawan Taiwan.
Keduanya dipercaya tampil saat laga uji coba FIFA Matchday melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya yang berakhir dengan kemenangan 6-0 untuk skuad Garuda.
Tampil Gemilang di Debut Awal
Eliano tampil gemilang dengan mencetak gol pertamanya bagi Timnas Indonesia.
Pada menit ke-38, adik kandung Tijjani Reijnders itu sukses menceploskan bola dari jarak dekat setelah menerima umpan silang Yakob Sayuri.
Gol tersebut sekaligus membawa Indonesia unggul 4-0 di babak pertama. Butuh hingga pertandingan keempat baginya untuk akhirnya membuka keran gol bersama tim Merah-Putih.
Sementara itu, Miliano Jonathans yang kini membela FC Utrecht menjalani debut resminya setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-71 menggantikan Beckham Putra.
Meski baru bergabung, winger 21 tahun itu langsung mencuri perhatian dengan kecepatan serta kemampuannya mengacak-acak pertahanan Taiwan.
Walaupun belum mencetak gol, aksinya selama 19 menit di lapangan sudah cukup membuat publik Indonesia jatuh hati.
Terselip juga nama Marselino yang tak lain Marselino Ferdinan, sehingga seolah menjadi trio baru bernama senada: Marselino, Eliano dan Miliano.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs China Taipei, Garuda Pesta Gol 6-0, Peringkat di FIFA Ikut Melesat?
Mendongkrak Jam Terbang
Marselino Ferdinan, gelandang andalan Timnas Indonesia itu resmi bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Slovakia, AS Trencin, dengan status pinjaman dari Oxford United.
Pengumuman itu disampaikan klub pada Sabtu (6/9/2025) melalui akun media sosial resmi mereka.
Kepindahan Marselino membuka peluang besar untuk menambah jam terbang di kompetisi Eropa.
Saat ini, AS Trencin menempati peringkat kedua Liga Utama Slovakia 2025/2026, yang berarti Marselino akan menghadapi persaingan ketat dan berkualitas.
Meski masih berusia muda, eks Persebaya Surabaya ini sudah terbukti menjadi salah satu pemain paling konsisten dan diandalkan Timnas Indonesia di berbagai level, mulai dari junior hingga senior.
Bagaimana peran dan karakter para pemain bertipe penyerang ini di Timnas Indonesia?
Marselino Ferdinan
Marselino sudah menjadi wajah baru Timnas sejak usia muda.
Sebagai gelandang serang, ia piawai membaca celah pertahanan lawan. Rekornya di level internasional cukup impresif: 28 caps, 7 gol, dan 9 assist.
Keunggulan Marselino terletak pada:
-
Dribel cepat yang sering mengecoh lawan.
-
Tembakan jarak jauh yang jadi senjata pembuka skor.
-
Umpan terukur untuk memecah kebuntuan.
Di bawah Kluivert, Marselino diberi peran bebas sebagai advanced midfielder. Ia menjadi kreator utama, pengatur tempo, dan eksekutor bola mati.
Eliano Reijnders
Di Timnas Indonesia, Eliano baru memiliki 3 caps, namun dampaknya sudah terasa.
Sebagai deep-lying playmaker, ia menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Kelebihan Eliano adalah:
-
Distribusi bola rapi untuk mengalirkan permainan.
-
Visi luas, sehingga mampu membaca situasi lebih awal.
-
Stamina stabil, penting untuk pressing tinggi ala Kluivert.
Dengan pengalamannya di Belanda, Eliano menjadi pusat build-up Timnas Indonesia.
Ia juga kerap bisa menurunkan tempo ketika tim butuh mengatur ulang serangan.
Miliano Jonathans
Miliano Jonathans akhirnya debut bersama Timnas Indonesia saat melawan Taiwan, Jumat (5/9/2025) WIB.
Winger muda Vitesse Arnhem ini menambah variasi serangan di sisi lapangan.
Kekuatan Miliano adalah:
-
Kecepatan dan akselerasi yang sulit diimbangi bek lawan.
-
Kemampuan duel satu lawan satu untuk membuka ruang.
-
Crossing akurat ke jantung pertahanan.
Walau baru 1 caps tanpa gol maupun assist, potensi Miliano besar. Kluivert menempatkannya di sayap kiri untuk memperlebar serangan sekaligus jadi pelayan striker.
Statistik Tiga Pemain di Timnas Indonesia (per September 2025)
| Pemain | Posisi | Caps | Gol | Assist | Debut di Timnas |
|---|---|---|---|---|---|
| Marselino Ferdinan | Gelandang Serang | 28 | 7 | 9 | 2022 vs Timor Leste |
| Eliano Reijnders | Gelandang Tengah | 3 | 0 | 1 | 2025 vs Tanzania |
| Miliano Jonathans | Winger Kiri | 1 | 0 | 0 | 2025 vs Taiwan (5/9/2025) |
Sinergi di Era Patrick Kluivert
Kluivert berupaya meramu ketiganya dengan peran berbeda namun saling melengkapi:
-
Marselino diharapkan menjadi kreator utama, menghubungkan lini tengah ke serangan.
-
Eliano diposisikan sebagai stabilisator, menjaga keseimbangan dan distribusi.
-
Miliano ditempatkan sebagai pemecah kebuntuan di sayap, memberi dimensi serangan berbeda.
Strategi ini memberi Indonesia keseimbangan antara kreativitas, kontrol, dan kecepatan.
Prediksi Formasi Ideal Patrick Kluivert
Untuk memainkan tiga pemain itu, formasi yang kemungkinan digunakan Kluivert adalah 4-2-3-1 atau 4-3-3.
-
4-2-3-1:
-
Eliano berduet sebagai gelandang bertahan yang mengatur tempo.
-
Marselino ditempatkan di belakang striker sebagai otak serangan.
-
Miliano di sayap kiri dengan kebebasan menusuk ke dalam.
-
-
4-3-3:
-
Eliano duduk di posisi anchor midfielder.
-
Marselino lebih ke gelandang menyerang kanan/kiri untuk mendukung sayap.
-
Miliano mengisi left winger dengan fokus membuka ruang dan crossing.
-
Formasi ini fleksibel dan cocok untuk menghadapi lawan-lawan Asia yang punya variasi gaya bermain.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Bantu kirim tanggapan di kolom komentar dan share info ini ya.
Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra

