Satu Laga Lagi, Thibaut Courtois Pecahkan Rekor Real Madrid 32 Tahun Silam

kiper real madrid, thibaut courtois
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

POJOKSATU, MADRID – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois perlahan tapi pasti mulai menunjukkan peran pentingnya di bawah mistar Los Blancos. Penjaga gawang asal Belgia ini bahkan tinggal tunggu memecahkan rekor klub yang sudah bertahan 32 tahun.


Courtois yang direkrut El Real pada musim panas 2018 memang menjalani musim debut dengan buruk. Kerap membuat blunder dan sering dibanding-bandingkan dengan pendahulunya, seperti Iker Casillas Keylor Navas.

Tapi musim ini, penggemar Real Madrid bisa melihat kepiawaian kiper 27 tahun itu seperti yang selalu ditunjukkan ketika masih berseragam Chelsea.

Titik balik kebangkitan Courtois adalah ketika tampil buruk di babak pertama melawan Club Brugge di Liga Champions yang membuat Zinedine Zidane menggantikannya selepas jeda.


Tapi setelah dipercaya kembali dalam beberapa laga berikutnya, Courtois terus tampil cekatan di bawah mistar.

Kini Courtois semakin dekat mematahkan rekor Real Madrid yang telah bertahan sejak 1987/1988 ketika kiper Paco Buyo hanya kebobolan 12 gol hingga paruh musim.

Hingga pekan ke-18 La Liga musim ini, El Real memang sudah 12 kali kebobolan. Tapi tiga gol di antaranya terjadi ketika Alphonse Areola bertugas di bawah mistar.

Jadi Courtois baru kebobolan sembilan kali dan paruh musim sisa satu laga. Yaitu melawan Getafe pada 4 Januari mendatang. Jika kebobolan tidak lebih dari dua gol, ia akan memecahkan rekor itu.

Sangat fenomenal untuk berpikir bahwa Courtois mampu membuat catatan yang baik Iker Casillas maupun Navas tidak dapat melakukannya selama bertahun-tahun di Los Merengues.

Sejauh ini Courtois telah mencatat 10 clean sheet dalam 18 pertandingan La Liga telah memberi energi kepada pemain Real Madrid lainnya dan tim hanya kalah sekali sejauh musim ini.

Los Blancos jelas memiliki peluang fantastis untuk memenangkan gelar liga. Jika tim bisa mendapatkan kembali ketajaman di lini depan, kemenangan akan datang berkat permainan fantastis dari garis pertahanan dan dari Courtois.

(fat/pojoksatu)