Takut Virus Corona, Neymar Tinggalkan Paris

Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar, pemain terbaik
Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar. (BBC)

POJOKSATU.id, PARIS – Superstar Paris Saint-Germain (PSG), Neymar memutuskan meninggalkan Kota Paris, Prancis karena  wabah virus corona semakin menakutkan di negara tersebut. Mantan penyerang Barcelona itu memilih pulang ke negaranya, Brasil.


Dikutip Pojoksatu.id dari ESPN, Neymar berangkat ke Brasil, Selasa (17/3/2020) siang atau hanya beberapa jam sebelum negara tersebut di-‘lockdown’.

Selain Neymar, pemain PSG lainnya yang juga berasal dari Brasil, Thiago Silva juga memilih pulang kampung karena pandemi Covid-19. Mereka meninggalkan Prancis sebelum negara itu dikunci pada hari Selasa.

PSG memberi semua pemain wewenang untuk meninggalkan negara itu dan mengasingkan diri di tempat yang mereka inginkan atau tinggal di Paris. Sebab pemerintah setempat melakukan penguncian mulai berlaku pada pukul 12 malam waktu setempat pada hari Selasa.


Istri Silva, Isabele, mengkonfirmasi melalui media sosial bahwa pasangan itu berada di Paris pada hari Selasa pagi, tetapi sumber-sumber telah mengkonfirmasi kepada ESPN bahwa Silva dan istrinya telah kembali ke Brasil.

Anggota lain dari staf kepelatihan dan pemain PSG telah kembali ke rumah tetapi beberapa telah memilih untuk tinggal bersama keluarga mereka di ibukota Prancis.

Bek Marquinhos memilih untuk tetap di Prancis ketimbang kembali ke Brasil, kata sumber.

Meskipun ada pembatasan yang disebabkan oleh virus corona, tapi para pemain PSG diinstruksikan oleh staf pelatih untuk menjaga kebugaran mereka.

Mereka harus selalu melakukan pemanasan delapan menit, lalu 10 menit melakukan angkat beban (mendorong setidaknya bobot sendiri atau lebih), 40 menit berlari di treadmill dengan perubahan kecepatan dan lima menit peregangan akhir.

Pemuncak klasemen sementara Ligue 1 musim 2019/20 itu belum memutuskan kapan pelatihan penuh akan dilanjutkan.

Dua divisi teratas Prancis telah ditangguhkan tanpa batas waktu, sementara sepak bola domestik Eropa lainnya dilemparkan juga bernasib serupa. Jadwal Liga Premier Inggris, Serie A Italia dan La Liga Spanyol juga terganggu.

(fat/pojoksatu)