Presiden FIGC Ingin Serie A Tuntas, Sekalipun Sampai Juli

klasemen serie a, serie a, liga italia
Ilustrasi Serie A

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden FIGC Gabriele Gravina berharap Serie A musim 2019/2020 bisa dituntaskan, sekalipun berjalan hingga Juli.


Diketahui, Serie A menjadi liga utama pertama yang menangguhkan kompetisi karena pandemi virus corona. Kemudian diikuti oleh lima besar lainnya di Eropa, Liga Champions, Liga Eropa dan bahkan Euro 2020.

“Kami sudah mulai mengatur kalender yang bisa dimulai pada 3 Mei hingga 30 Juni. Mungkin ini juga bisa berarti menghabiskan beberapa hari di bulan Juli, jadi kami telah bertanya kepada pihak berwenang di negara kami, bersama dengan UEFA dan FIFA,” katanya dilansir Football Italia.


“Kami akan mempertimbangkan dengan jelas kompetisi klub Eropa dan jeda internasional yang telah diminta oleh UEFA pada minggu pertama Juni untuk menuntaskan kualifikasi Euro,” sambungnya.

Serie A sudah menjalankan 26 pertandingan, kecuali Inter Milan dan Atalanta 25 pertandingan. Gravina menyebut pihaknya mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk bagaimana melanjutkan liga jika krisis virus corona berlangsung lebih lama.

“Saya bahkan tidak pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri musim di sini, karena itu akan menghilangkan harapan dari para penggemar dan mengirim pesan negatif. Saya memperhatikan dinamika olahraga, ekonomi dan sosial, disertai dengan rasa optimisme. Olahraga dan sepak bola khususnya mewakili secercah harapan bahwa kita dapat kembali normal,” ucapnya.

“Kita harus yakin bahwa kita dapat melanjutkan pada 3 Mei. Jika kita tidak bisa melakukannya, maka akan lebih jauh, tetapi kita harus menyelesaikan turnamen. Lagi pula, ada juga pertimbangan finansial berupa defisit 700 juta euro jika Serie A tidak dituntaskan.

“Batas waktu ideal adalah 30 Juni untuk berbagai alasan, tetapi jika tidak, kita bisa mengambil tindakan luar biasa dan bahkan mencapai 30 Juli,” paparnya.

Lebih lanjut, Gravina mengatakan, bukan hanya Serie A, Liga Champions dan Liga Eropa, tetapi juga mengatur soal Coppa Italia.

“Kami memasukkan Coppa Italia dalam kalender baru kami, karena pemenangnya akan memenuhi syarat untuk mendapat tempat di Liga Eropa, sesuatu yang saat ini baik Milan maupun Napoli akan mendapat manfaat,” tandasnya.

(zul/pojoksatu)