Christian Eriksen Merasa Jadi Kambing Hitam di Tottenham Hotspur

Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).
Christian Eriksen resmi gabung Inter Milan, Selasa (28/1/2020).

POJOKSATU.id, JAKARTA – Christian Eriksen buka-bukaan soal kondisinya di Tottenham Hotspur sebelum akhirnya memutuskan untuk hengkang ke Inter Milan.


Secara mengejutkan, ia merasa sering jadi “kambing hitam”.

Dalam wawancara yang dikutip Metro, Eriksen mengaku sering disalahkan oleh mantan klubnya itu atas situasi kurang kondusif di ruang ganti.


“Jika Anda memiliki kontrak pendek, Anda akan menjadi kambing hitam,” katanya.

“Tentu saja, saya melakukan wawancara. Saya merasa saya harus jujur. Saya tidak ingin bersembunyi seperti yang dilakukan banyak pemain. Setiap orang berbeda. Saya jujur. Saya ingin mengatakannya dengan keras.

“Saya memang disalahkan karena banyak hal, karena menjadi orang yang jahat. Saya membaca bahwa saya adalah orang jahat di ruang ganti, bahwa sejak saya mengatakan saya ingin pergi, tidak baik bagi saya tetap berada di sana.

“Sejujurnya, selama beberapa tahun terakhir, jika ada sesuatu yang muncul, pemain mana pun akan berpikir untuk pergi tetapi aku adalah orang yang mengatakannya di depan umum,” paparnya.

Lantas, bagaimana dengan klub barunya? Eriksen mengaku disambut baik di sana. Ia pun merasa tidak kesulitan karena banyak mantan pemain Liga Premier Inggris kini menjadi rekannya.

“Saya bukan satu-satunya yang tidak bisa memahami semuanya dalam bahasa Italia. Sangat lucu bahwa begitu banyak pemain telah datang – dan juga di klub yang sama.

“Itu tidak sering terjadi. Saya tidak tahu apakah itu membuatnya lebih mudah. Anda dapat berbicara dengan mereka tentang di mana Anda akan tinggal, rumah seperti apa yang akan Anda cari, apa yang telah terjadi, apa yang belum terjadi. Anda berbicara lebih banyak dengan mereka dan Anda dapat berbicara bahasa dengan mereka.

“Tapi itu tidak masalah. Itu tergantung pada grup yang Anda masuki. Sejauh ini, ini adalah kelompok orang dan pemain yang sangat bagus,” tandasnya.

(zul/pojoksatu)