Ditanya Alasan Cadangkan Alexis Sanchez, Conte: Saya Tidak Gila!

Alexis Sanchez meryakan gol pertamanya untuk Inter Milan ketika menghadapi Sampdoria pada giornata 6 Serie A 2019/20 di Luigi Ferraris, Sabtu (28/9/2019) malam WIB. ft/@Squawka
Alexis Sanchez merayakan gol pertamanya untuk Inter Milan ketika menghadapi Sampdoria pada giornata 6 Serie A 2019/20 di Luigi Ferraris, Sabtu (28/9/2019) malam WIB. ft/@Squawka

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menanggapi kritikan karena belum pernah memainkan Alexis Sanchez setelah sang striker sembuh dari cedera. Mantan pelatih Chelsea itu menegaskan dirinya tidak akan memaksakan pemain yang belum terlalu fit.


Awal tahun ini, Sacnhez sebenarnya sudah sembuh dari cedera parah yang dialami pada September tahun lalu. Namun pada dua laga terakhir, Sanchez hanya duduk manis di bench Nerazzurri. Termasuk pada laga terbaru melawan Atalanta yang berakhir imbang 1-1.

Pada laga giornata 19 Serie A 2019/20 itu, Conte tetap mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku di barisan penyerang.

Lautaro yang mencetak gol bagi Inter di awal babak pertama diganti pada pertengahan paruh kedua. Tapi bukan Sanchez yang masuk menggantikan penyerang asal Argentina itu, melainkan Matteo Politano.


Dengan demikian, sepanjang musim ini, Sanchez yang berstatus pemain pinjaman dari Manchester United, baru empat kali tampil di semua kompetisi.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, damir skomina, barcelona va inter milan, inter milan vs juventus
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Anda menyebut Sanchez, pemain harus fit untuk bermain,” kata Conte dalam kutipan melalui Manchester Evening News.

“Aku tidak gila. Jadi, apakah saya orang bodoh, atau saya ingin melukai diri sendiri. Saya percaya satu tambah satu sama dengan dua. Jika Anda membuat satu tambah satu sama dengan lima…

“Jika aku mengeluarkan seseorang dari daftar kami, itu karena suatu alasan. Ini bukan tentang melakukan hara-kiri atau karena saya orang gila.”

Hasil imbang lawan Atalanta itu sendiri memang membuat Inter masih bertahan di puncak klasemen sementara Serie A. Tapi posisinya bisa digusur Juventus jika mampu mengalahkan AS Roma, Senin (13/1/2020) dini hari nanti.

(fat/pojoksatu)