Ini Kata Mikel Arteta Soal Hukuman Manchester City

Mikel Arteta (kanan) ketika masih bertugas sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City.
Mikel Arteta (kanan) ketika masih bertugas sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Arsenal Mikel Arteta turut dimintai komentarnya soal hukuman yang tengah dihadapi Manchester City.


Diketahui, oleh UEFA Manchester City dilarang tampil di kompetisi antarklub benua tersebut selama dua musim 2020/21 dan 2021/22.

Hukuman itu atas pelanggaran yang dilakukan City terkait laporan keuangan dalam kurun antara 2012 dan 2016.

Bukan hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola juga dijatuhi denda senilai 30 juta euro (sekira Rp 445,6 miliar).


Sempat menjadi bagian dari Manchester City, yakni menjadi asisten Pep Guardiola, Arteta berharap yang terbaik.

“Aku merasa untuk mereka karena aku tahu mereka menderita. Satu-satunya yang aku inginkan untuk mereka adalah hal-hal positif dan baik,” ujarnya seperti dilansir BBC.

Sementara itu, pelatih Tottenham Jose Mourinho mengatakan, terlepas City bakal dihukum atau tidak, perebutan posisi empat besar Liga Inggris musim ini sangat sulit.

“Pada akhir proses kami akan melihat apakah mereka dihukum atau tidak,” kata Mourinho.

“UEFA menghukum mereka tetapi mereka memiliki kesempatan untuk naik banding. Sampai banding selesai saya pikir Manchester City mendapat keuntungan dari keraguan itu.

“Wolves, Sheffield (United), Manchester United, Arsenal dan Everton melihat ke klasemen dan minggu demi minggu mengatakan, ‘Kita bisa melakukannya’ dan mereka bisa. Jadi itu (perebutan empat besar) akan sangat sulit,” tandasnya.

(zul/pojoksatu)