Liverpool Bungkam Wolves, Sadio Mane Jadi Korban

Penyerang LIverpool, Sadio Mane.
Penyerang LIverpool, Sadio Mane.

POJOKSATU.id, WOLVERHAMPTON – Kemenangan Liverpool di Molineux Stadium, markas Wolves, Jumat (24/1/2020) dini hari WIB makan korban. Penyerang andalan The Reds, Sadio Mane mengalami cedera pada pertandingan yang dimenangkan tim tamu dengan skor 2-1.


Usai pertandingan, manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengkonfirmasi cedera yang dialami pemain intrnasional Senegal itu. Mane diketahui cedera hamstring, namun belum jelas seberapa parah.

Mane berhenti ketika berlari untuk mendapatkan umpan Mohamed Salah dan digantikan oleh Takumi Minamino pada 33 menit.


Klopp berharap cedera itu tidak serius tetapi akan menunggu sampai pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan pada hari Jumat ini.

“Sadio, sungguh mengecewakan dia harus pergi,” katanya kepada BBC Sport. “Mudah-mudahan, itu tidak terlalu buruk, hanya sedikit otot, tapi kita akan lihat besok.”

“Dia merasakan sesuatu di hamstring. Kami belum tahu, kami harus menunggu.”

Pada pertandingan pekan ke-24 Premier League itu, Jordan Henderson membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-8, tapi bisa disamakan Raul Jimenez dan Wolves di awal babak kedua.

Roberto Firmino muncul sebagai pahlawan The Reds berkat golnya pada menit ke-84.

Klopp mengakui bahwa timnya tidak dalam kondisi terbaiknya, dengan penyama kedudukan Wolves membuat frustrasi, tetapi dia senang dengan ketenangan klinis Firmino.

“Kami mencetak gol yang luar biasa, kami memiliki penguasaan bola yang luar biasa, tetapi set-up dari Wolves sangat bagus – ya, ini menyerang balik, tetapi ini tentang bagaimana menguasai bola dengan baik, menggunakan lebar lapangan,” katanya.

“Gol dari serangan balik tidak masuk akal ketika Anda berada di atas, tapi oke.”

“Kami mengubah sistem dua atau tiga kali, kami menenangkannya. Kami memiliki peluang luar biasa di babak pertama dan kemudian pada akhirnya itu adalah momen ajaib dari Bobby.”

“Kami berdiskusi di lapangan, ada hal-hal yang perlu diperbaiki tetapi bola mati dapat membawa kami kembali ke pertandingan, sedikit keterampilan yang baik dapat membawa kami kembali ke dalam permainan. Serigala benar-benar kuat tetapi jelas kami bisa puas lagi.

“Kamu hanya harus menemukan cara untuk menang dan memiliki seseorang yang membuat keputusan yang sempurna dan itu adalah Bobby lagi,” pungkasnya.

(fat/pojoksatu)